22 April 2020, 11:00 WIB

Motif Belum Diketahui, Korban Penembakan di Kanada Jadi 22 Orang


Nur Aivanni | Internasional

JUMLAH korban dari penembakan massal terburuk dalam sejarah modern Kanada pada akhir pekan kemarin telah meningkat menjadi 22 orang. Para korban termasuk seorang anak berusia 17 tahun, seorang petugas kesehatan dan seorang petugas veteran Royal Canadian Mounted Police (RCMP).

Dikutip dari BBC, Rabu (22/4), pihak berwenang belum menentukan motif atas aksi kejahatan tersebut. Polisi mengatakan pria bersenjata itu mengenal beberapa korban. Penembak, seorang pria berusia 51 tahun, tewas dalam konfrontasi dengan polisi.

Baca juga: McIlroy Tolak Piala Ryder Digelar Tanpa Penonton

Royal Canadian Mounted Police (RCMP) memperbarui jumlah korban tewas dari serangan tersebut dalam sebuah pernyataan pada Selasa.

Polisi sebelumnya memperingatkan jumlah orang yang tewas bisa bertambah ketika mereka mencari 16 tempat kejadian perkara yang terpisah di utara dan tengah Nova Scotia.

Usaha mereka juga terhambat oleh fakta bahwa ada sejumlah kebakaran, sekitar lima, menurut polisi. Investigasi penuh mungkin memakan waktu berbulan-bulan. (BBC/OL-6)
 

BERITA TERKAIT