22 April 2020, 01:57 WIB

Keluarga Tuntut Perusahaan Helikopter yang Tewaskan Kobe Bryant


Akmal Fauzi | Olahraga

KELUARGA dari empat korban kecelakaan helikopter yang menewaskan legenda NBA, Kobe Bryant bersama anaknya, Gianna menuntut perusahaan yang mengoperasikan helikopter tersebut.

Keempat keluarga itu yakni, keluarga pelatih basket John Altobelli berserta istrinya Keri dan putrinya yang berusia 13 tahun Alyssa dan asisten pelatih Christina Mauser. Tuntutan itu disampaikan ke Pengadilan Tinggi Los Angeles pada Minggu (19/4).

Mereka menuding pihak perusahaan Island Express Helicopters dan Island Express Holdonh Corp melakukan kelalaian.

Baca juga : Jersey Michael Jordan Terjual Rp3,3 Miliar

Sebelumnya, istri Kobe, Vanessa juga telah menuntut hal yang sama sejak dua bulan lalu. Tuntuan itu ditujukan ke pihak perusahaan dan pilot bernama Ara Zobayan yang juga menjadi korban dalam kecelakaan helikopter tersebut.

Saat itu Vanessa menilai, perusahaan telah lalai karena mengizinkan helikopter tersebut terbang dalam kondisi cuaca yang berkabut tebal dan awan rendah.

Pada 26 Januari 2020, helikopter itu menuju ke Bryant’s Mamba Sports Academy di Thousand Oaks, California, Amerika Serikat, tempat putrinya, Gianna bermain basket. (AFP/OL-7)

BERITA TERKAIT