11 April 2020, 23:00 WIB

Penyergapan Nemangkawi Tewaskan Dua Anggota KKB  


Media Indonesia | Politik dan Hukum

PENYERGAPAN yang dilakukan tim gabungan TNI-Polri terhadap kelompok kriminal bersenjata (KKB) di kawasan Papua menewaskan dua anggota KKB  dan satu orang diamankan.

"Penangkapan ini merupakan hasil dari rangkaian penyelidikan yang sudah dilakukan lama oleh tim gabungan TNI-Polri. Tim gabungan yang juga terdiri dari Ops Nemangkawi bertindak cepat dengan berupaya melakukan penangkapan," ujar Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata dalam siaran pers yang dilansir di Jakarta, Sabtu (11/4). 

"Meskipun sempat mendapatkan perlawanan, akhirnya personel gabungan TNI-Polri berhasil melumpuhkan 2 anggota KKB dan mengamankan 1 orang berinisial IS. IS saat ini diamankan di Mapolres Mimika untuk pengembangan lebih lanjut," ucap Kapolres lagi.

Ia menambahkan, saat ini situasi di Timika pascapenindakan tegas dan terukur kepada KKB cukup aman dan kondusif. "Aparat gabungan TNI-Polri akan terus melakukan penegakan hukum terhadap KKB di Papua," tegasnya.

Kesuksesan ini memang merupakan kelanjutan dari pengembangan yang dilakukan personel Ops Nemangkawi pascapenyerangan di Kuala Kencana, Kabupaten Mimika pada 30 Maret 2020. Selain itu tim juga berhasil membongkar markas KKB di wilayah Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Mimika. 

Anggota KKB melakukan perlawanan ketika disergap dengan menembaki petugas di lapangan. Namun upaya mereka sia-sia karena aparat dengan cepat menuntaskannya.

Dari informasi yang dihimpun, personel gabungan Ops Nemangkawi dan TNI melakukan penyergapan di markas KKB di Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Mimika, Papua pada Kamis (9/4). 

Pukul 05.15 WIT terjadi baku tembak. Hal itu mengakibatkan 2 anggota KKB meninggal dunia. Kemudian pukul 06.15 WIT personel Ops Nemangkawi menangkap satu anggota KKB dan langsung diamankan ke Polres Mimika.

Dari hasil penyergapan itu diperoleh barang bukti berupa 1 air soft gun, 1 senjata api rakitan, 1 senapan angin, 162 butir amunisi, 10 unit telepon seluler, 1 handy talkie, 3 bendera bintang kejora, puluhan anak panah dan puluhan senjata tajam. (RO/O-2)
 

BERITA TERKAIT