10 April 2020, 20:15 WIB

Masuk ke Sumut, TKI harus Jalani Serangkaian Pemeriksaan


Yoseph Pencawan | Nusantara

SEBANYAK 524 TKI yang dideportasi Malaysia melalui Sumatra Utara diwajibkan mengikuti protokol kesehatan Covid-19, termasuk menjalani serangkaian tes kesehatan dan karantina di Gedung Andromeda Lanud Soewondo.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumut Whiko Irwan mengungkapkan, setelah mendarat di Bandara Kualanamu, Deliserdang, mereka terlebih dahulu akan dites dengan thermoscan (pendeteksi panas tubuh). "Selanjutnya mereka harus mengisi formulir kesehatan dan pemeriksaan kesehatan," ujarnya, Jumat (10/4).

Jika ditemukan tanda-tanda demam, batuk dan sesak nafas, maka mereka akan diperlakukan sebagai PDP, untuk selanjutnya dirujuk pada fasilitas kesehatan yang ditunjuk atau rumah sakit rujukan. Namun bila tidak memiliki gejala-gejala infeksi saluran pernapasan, maka mereka akan dikarantina selama 14 hari untuk menjalani pemeriksaan rapid test pada hari pertama dan hari ke-10 serta pembinaan fisik dan pembinaan mental.

TKI yang dikarantina akan dipisahkan dari petugas yang melaksanakan karantina dan petugas yang kontak dengan TKI akan menggunakan APD lengkap. Begitu juga dengan petugas-petugas di luar perimeter, seperti pengamanan logistik, administrasi dan petugas instalasi juga diharuskan mengenakan APD bila harus masuk ke dalam ruang isolasi.

Lebih lanjut Whiko menjelaskan, selama masa karantina para TKI akan
diberikan makan tiga kali sehari dan mendapatkan snack dua kali sehari di antara waktu makan. Adapun para TKI akan datang dalam empat gelombang selama dua hari berturut-turut, yakni pada 9-10 April 2020. (R-1)

BERITA TERKAIT