10 April 2020, 18:48 WIB

Dua Anggota KKB Tewas Usai Baku Tembak di Papua


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Politik dan Hukum

KAPOLRES Mimika AKBP I Gusti Gede Era Adhinata mengatakan dua anggota kelompok criminal bersenjata (KKB) tewas usai baku tembak dengan aparat gabungan TNI dan Polri di salah satu kamp Jalan Trans-Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka, Kamis (9/4).

Era menjelaskan dari hasil penegakan hukum, dua orang KKB meninggal dunia. Keduanya ditembak oleh tim karena hendak menembak petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

“Selain itu, satu anggota KKB berinisial IS diamankan oleh apparat,” tuturnya, Jumat (10/4).

Keduanya ditembak lantaran diduga kuat sebagai pelaku penembakan di pusat perkantoran PT Freeport Indonesia Kuala kencana yang menewaskan seorang pekerja asing asal Selandia BAru dan beberapa lainnya yang terluka, pada Senin (30/3).

Hasil interogasi menunjukkan dugaan tempat yang menjadi tempat persembunyian KKB yang melakukan penembakan di Kantor OB 1, kompleks PTFI di Kuala Kencana Mimika. "Selanjutnya, aparat gabungan TNI/Polri bergerak cepat dengan melakukan penegakan hukum di lokasi tempat persembunyian KKB," ujar Era.

KKB yang bersembunyi di kamp Jalan Trans- Nabire, Kampung Jayanti, Distrik Iwaka itu sempat melakukan perlawanan sehingga terjadi kontak senjata dengan aparat.

Melihat rekannya tewas, anggota KKB lain melarikan diri ke dalam hutan belantara dengan membawa empat pucuk senjata api. "Kami sudah dapat memetakan lokasi-lokasi mereka serta jaringanya dan tetap akan melakukan tindakan tegas dengan melakukan pegejaran terhadap KKB yang telah melakukan tindakan melawan hukum," ucap Era.

Polisi pun berhasil mengamankan barang bukti penting seperti sebuah airsoft guns merek Glock, sebuah senjata rakitan, 10 selongsong peluru, 20 unit telefon genggam, dua unit radio tangan, tiga bendera bercorak bintang kejora, tiga bilah kampak, tiga busur panah, 90 anak panah, dan 11 potongan bagian senapan angin, dan tujuh senapan angin. (OL-4)

BERITA TERKAIT