10 April 2020, 17:23 WIB

Anies: Penerapan PSBB, Jakarta Harus Jadi Rujukan


Selamat Saragih | Megapolitan

GUBERNUR DKI Jakarta, Anies Baswedan, meminta masyarakat Jakarta agar disiplin dalam melaksanakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) selama 14 hari ke depan.

Anies mengatakan, DKI Jakarta harus menjadi daerah rujukan penerapan PSBB untuk mencegah penyebaran Covid-19.

"Kita harus tunjukkan di Jakarta bahwa bisa disiplin, kita bisa pegang komitmen, kita bisa melindungi diri kita, keluarga kita, tetangga kita, kolega kita dari wabah Covid-19 ini," ungkap Anies, di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (9/4) malam.

Dia menambahkan, di Jakarta merupakan daerah pertama untuk Indonesia yang menerapkan PSBB. Covid-19 sudah menyebar di wilayah 33 provinsi di Indonesia.

Namun, Anies tidak ingin Jakarta hanya jadi rujukan untuk Indonesia, tetapi juga seluruh dunia dalam kedisiplinan menjalankan PSBB.

"Kita bisa mengirimkan pesan kepada seluruh wilayah Indonesia, seluruh bangsa, dan insyaallah ke dunia bahwa di tempat ini, di kota ini, ketika kita harus melakukan pengurangan kegiatan di luar, kita bisa melaksanakan dengan disiplin," tegas Anies.

Menurut dia, kedisiplinan warga sangat menentukan keberhasilan penerapan PSBB selama 14 hari dalam mencegah penyebaran Covid-19.

Anies mengakui pihaknya tetap melakukan pengawasan dan penegakan aturan dalam penerapan PSBB.

Namun, ujarnya, aparat tidak mungkin mampu mengawasi jutaan penduduk Jakarta dalam penerapan PSBB. Kita menuntut kesadaran sendiri dari masyarakat Ihu Kota.

"Jadi, perlu kerja bersama menghadapi Covid-19. Kedisiplinan warga sangat menentukan keberhasilan pengendalian Covid-19," ungkap Anies. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT