10 April 2020, 14:41 WIB

Presiden Berterima Kasih Pada Warga yang Disiplin Terapkan PSBB


Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum

PRESIDEN Joko Widodo meminta masyarakat untuk disiplin menerapkan pembatasan sosial dan bergotong-royong dalam menghadapi pandemi virus korona. Presiden mengajak masyarakat untuk berperan memutus rantai penyebaran covid-19 dengan tetap berada di rumah.

"Saya juga ingin mengucapkan terima kasih kepada bapak, ibu, dan saudara-saudara yang telah tinggal di rumah. Karena dengan berada di rumah, kita semua telah berupaya memutus mata rantai penyebaran virus covid-19 dan artinya telah menyelamatkan banyak keluarga dari virus ini," ucap Jokowi melalui pesan video yang dirilis Sekretariat Presiden, Jumat (10/4).

Presiden menekankan kedisiplinan yang kuat dalam melakukan pembatasan sosial dan jaga jarak menjadi kunci keberhasilan dalam menahan laju penyebaran korona. Peran warga dalam mematuhi pembatasan sosial amat penting. Ia pun meminta masyarakat menguatkan kedisiplinan dengan menahan diri untuk tidak melakukan aktivitas luar rumah yang tidak mendesak.

"Ketika kedisiplinan kuat itu kita lakukan, insyaallah, kita akan kembali pada situasi dan kondisi normal dan dapat bertemu dengan saudara, bertemu dengan teman, bertemu dengan kerabat dan tetangga dalam situasi yang normal. Tapi untuk saat ini marilah kita tetap berada di rumah saja," ujarnya.

Baca juga: Jalan Sudirman Lengang di Hari Pertama PSBB

Presiden juga menyampaikan pandemi korona yang saat ini dihadapi Indonesia merupakan ujian berat yang juga dialami banyak negara lain. Sebanyak 209 negara di dunia kini juga masih berjuang menghadapi pandemi covid-19.

"Mari kita terus bersama-sama menangani pandemi ini, bergotong-royong, bersatu padu, Karena hanya dengan cara kebersamaan ini kita akan dapat mengatasinya. Tetaplah bersabar, optimis, tetap disiplin berada di rumah, jaga jarak dalam berhubungan, berinteraksi dengan orang lain, hindari kerumaunan, rajin cuci tangan, pakailah masker saat keluar rumah," imbau Presiden.

"Kita tidak sendiri, kita juga bersama dengan negara-negara lain yang juga mengalami hal yang sama untuk bersama mengatasi pandemi ini," ungkapnya.(OL-4)

BERITA TERKAIT