09 April 2020, 21:48 WIB

HUT ke-74 TNI AU, Sederhana Namun Bermakna


Cahya Mulyana | Politik dan Hukum

PERINGATAN ke-74 HUT TNI Angkatan Udara (AU) diselenggarakan secara sederhana di Gedung Auditorium Denma Mabesau Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (9/4).

Tak ada aksi iring-iringan pesawat ataupun pertunjukan udara khas pesta ulang tahun angkatan yang memiliki semangat Swa Bhuwana Paksa ini.

Alasannya jelas, kesederhanaan itu terbangun dari empati TNI AU terhadap kondisi bangsa dan negara yang tengah berjuang melawan pandemi virus korona atau covid-19. Maka gelaran yang biasanya dilakukan secara meriah dan penuh atraksi ini pun berlangsung sederhana.

Pelaksanaannya di dalam ruangan dan dihadiri tidak lebih dari 50 personel berikut Wakasau, perwakilan Asisten Kasau, perwakilan Kepala Dinas, perwakilan perwira, bintara, tamtama, dan PNS di jajaran Mabesau yang berjalan khidmat dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti jarak antarindividu dan penggunaan masker. Meski sederhana namun terasa bermakna dalam dan menjadi catatan sejarah TNI AU.

Sedianya, rangkaian kegiatan HUT Ke-74 TNI AU direncanakan beberapa kegiatan seperti seminar nasional, Kasau Award, ceramah potensi dirgantara, lomba pidato bahasa Inggris, pemilihan prajurit teladan, festival band antar satuan, pesta rakyat, olahraga bersama, donor darah, bakti sosial, ziarah, dan parade upacara dengan pertunjukan kekuatan udara.

Namun sejak virus covid-19 dinyatakan pemerintah sebagai bencana nasional non-alam, kegiatan yang dapat terlaksana hanya festival band antar satuan, ceramah potensi dirgantara, bakti sosial berupa pemberian sembako, disinfektan, dan alat pelindung diri (APD) ke beberapa panti asuhan, pemberian masker kepada masyarakat serta pendistribusian APD ke seluruh Indonesia dan puncaknya dilaksanakan upacara di dalam ruangan.

"TNI AU Unggul merupakan bagian integral dari cita-cita Indonesia Maju. Seluruh prajurit udara harus menjaga nyala semangat Swa Bhuwana Paksa, agar pembangunan kekuatan udara unggul dapat berjalan beriringan dengan pembangunan bangsa dan negara," tegas Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna selaku Inspektur Upacara Perayaan HUT ke-74 TNI AU.

Lebih lanjut Kasau mengatakan, pencapaian paling membanggakan adalah zero accident yang dipertahankan selama tiga tahun berturut-turut, kondisi ini adalah bukti, bukan hanya kualitas safety culture yang tinggi, namun juga manajemen organisasi yang semakin modern dan tertib.

“Prestasi ini juga merupakan hasil dari keunggulan leadership para perwira senior yang selalu hands on dalam setiap masalah satuan, serta para prajurit profesional yang bekerja militan dan inovatif,” ujar Kasau.

Dalam kesempatan ini, Kasau mengapresiasi kinerja bidang operasi udara, di mana pesawat transpor dan helikopter begitu masif melaksanakan operasi angkutan udara, serta berkontribusi besar pada berbagai peristiwa bencana alam dan non alam di Indonesia, seperti gempa bumi di Lombok, gempa dan tsunami di Palu, kebakaran hutan dan lahan di Sumatra, bencana banjir, hingga penanganan pandemi virus Covid-19.

Kemudian, di bidang pemeliharaan, TNI Angkatan Udara mampu melaksanakan Check-D Boeing, fully overhaul propeller C-130, upgrade F-16 melalui program e-MLU, overhaul engine Grob, modifikasi dragchute F-16 C/D, dan lain-lain. Inovasi ini, selain dapat menghemat anggaran negara, juga menjadi bukti peningkatan profesionalisme satuan-satuan pemeliharaan TNI Angkatan Udara.

“Semua pencapaian ini, bukanlah hasil akhir, namun merupakan proses berkelanjutan sebagai upaya meningkatkan profesionalisme TNI Angkatan Udara yang tumbuh dinamis. Untuk itu kita harus senantiasa berupaya, bekerja keras, menunjukkan kepedulian dan keseriusan untuk meraih berbagai sasaran yang ditetapkan," tegas Kasau.

Di bagian lain sambutannya, berkaitan dengan pandemi ini, atas nama keluarga besar Angkatan Udara, Kasau menyampaikan rasa duka cita terdalam kepada keluarga besar TNI Angkatan Udara, juga seluruh rakyat Indonesia, yang ikut terdampak atau menjadi korban covid-19.

"Saya yakin, tuhan akan segera mengembalikan senyum dan kebahagiaan bangsa Indonesia. Saya pun ingin meneguhkan, TNI Angkatan Udara akan terus berjuang di garis depan dan mendarmabaktikan seluruh sumber daya untuk membantu rakyat," ucap Kasau.

Di akhir sambutannya Kasau juga berpesan kepada seluruh prajurit TNI AU untuk menanamkan keyakinan pada hati dan pikiran akan kebenaran falsafah Tri Sakti Viratama, yaitu tanggap, tanggon, dan trengginas yang telah dikenalkan sejak awal saat lahir dan dididik sebagai insan Swa Bhuwana Paksa.

"Jadilah prajurit berkarakter luhur yang dekat dengan Tuhan dan rakyat, memiliki ilmu yang bermanfaat bagi organisasi, serta terus menjaga kesamaptaan diri untuk menghadapi segala penugasan," tutup Kasau.

Pelaksanaan upacara diikuti personel yang berdinas di Mabesau dengan mendengarkan melalui pengeras suara dari ruangan masing-masing, dan yang berdinad di luar Mabesau dapat menyaksikan siaran secara langsung oleh Dispenau melalui akun media sosial Facebook, Youtube channel TNI AU dan Radio Airmen FM 107,9. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT