09 April 2020, 14:05 WIB

Triwulan I 2020, Adhi Karya Raih Kontrak Baru Pekerjaan Rp2,5 T


Despian Nurhidayat | Ekonomi

PT Adhi Karya (Persero) Tbk  pada triwulan I tahun ini mencatat perolehan kontrak baru senilai Rp2,5 triliun (di luar pajak). 

Realisasi perolehan kontrak baru di bulan Maret 2020 ini dikatakan telah didominasi oleh pembangunan jaringan gas perumahan di Aceh dan Sumatera Utara (Rp142,1 miliar) dan pembangunan simpang susun di Sragen, Jawa Tengah (Rp129,4 miliar).

Corporate Secretary PT Adhi Karya (Persero) Tbk Parwanto Noegroho mengungkapkan kontribusi per lini bisnis pada perolehan kontrak baru pada Maret 2020, meliputi lini bisnis konstruksi dan energi sebesar 94%, properti sebesar 5% dan sisanya merupakan lini bisnis lainnya.

"Sedangkan pada tipe pekerjaan, perolehan kontrak baru terdiri dari proyek gedung sebesar 26%, jalan dan jembatan sebesar 7%  serta proyek Infrastruktur lainnya seperti pembuatan bendungan, bandara, jalan kereta api, dan proyek-proyek EPC sebesar 67%," ungkapnya dilansir dari keterangan resmi, Kamis (9/4).

Lebih lanjut, berdasarkan segmentasi sumber dana, realisasi kontrak baru dari pemerintah sebesar 70%, BUMN sebesar 19%, sementara swasta/lainnya sebesar 11%. 

 

Progres LRT

Ada pun progres pembangunan LRT Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) yang dikerjakan PT Adhi Karya (Persero) Tbk hingga 20 Maret 2020 mencapai 70,9%.

"Sampai dengan 20 Maret 2020 progres pelaksanaan pembangunan prasarana LRT Jabodebek Tahap I telah mencapai 70,9%," katanya.

Rincian progres pada setiap lintas pelayanan yakni Cawang-Cibubur mencapai 87,6%; Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 66,2%; dan Cawang-Bekasi 63%.

Kontraktor BUMN itu menjalankan penugasan pembangunan LRT Jabodebek sesuai Peraturan Presiden No. 98 Tahun 2015 beserta perubahannya.

Pembangunan prasarana Kereta Api Ringan/Light Rail Transit wilayah Jabodebek tahap I sejak September 2015 dengan nilai pekerjaan sebesar Rp22,8 triliun (termasuk pajak).

LRT Jabodebek ditargetkan rampung pada Juli 2021. (E-1)

BERITA TERKAIT