08 April 2020, 21:15 WIB

Hari Ketiga di ICU, PM Johnson Stabil


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson sudah memasuki hari ketiga dalam perawatan intensif, Rabu (8/4). Boris dinyatakan sedang berjuang melawan virus covid-19 yang menyerangnya. Diketahui, virus ini tak hanya diderita PM Inggris, tapi juga menginfeksi lebih dari 55.000 orang di seluruh negeri.

"Saya mengetahui perdana menteri dalam kondisi stabil. Dia dalam keadaan senang dan bersemangat," ujar Edward Argar, seorang menteri kesehatan junior, kepada Sky News.

The Times melaporkan suhu tinggi Johnson terus turun, sementara Daily Telegraph mengatakan dia dirawat oleh dokter paru-paru terkemuka Inggris.

Surat kabar menyerukan warga Inggris untuk mendoakan pemimpin mereka, saat negara itu dalam kondisi lockdown guna membendung penyebaran covid-19 di minggu ketiga.

"Dia tetap bekerja untuk kalian. Jadi, sekarang mari berdoa di rumah untuknya," kata Tabloid The Sun di halaman depannya. "Boris akan sembuh," kata Daily Express.

Baca juga: Boris Johnson Sebut Inggris Bisa Kewalahan Hadapi Covid-19

Pemindahan Boris ke perawatan intensif belum pernah terjadi sebelumnya untuk perdana menteri selama keadaan darurat nasional.

Bagi banyak orang, fakta ini menunjukkan seriusnya penyakit covid-19 yang sejauh ini telah mengakibatkan 6.159 kematian di Inggris.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Dominic Raab mengatakan dia yakin PM Johnson akan pulih dari penyakit ini. Raab menggambarkan Boris sebagai ‘pejuang’.

Raab, yang kini mewakili PM, mengatakan Johnson menerima perawatan oksigen standar dan bernapas tanpa bantuan.

Sementara Istana Buckingham mengatakan Ratu Elizabeth telah mengirim pesan ke keluarga Johnson dan tunangannya yang hamil, Carrie Symonds. Ratu mengatakan dia memikirkan mereka, dan berharap PM bisa pulih sepenuhnya dengan cepat. (AFP/BBC/OL-14)

 

BERITA TERKAIT