08 April 2020, 09:37 WIB

Ketidakpastian Tinggi, IHSG Kembali Masuk Teritorial Negatif


Despian Nurhidayat | Ekonomi

PERGERAKAN indeks harga saham gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan Rabu (8/4), kembali terkoreksi. Dari pantauan Media Indonesia, pada pukul 09.01 WIB, IHSG turun 1,29% atau 61,67 poin di level 4.716,97.

Hasil ini diketahui melanjutkan penurunan, di mana pada penutupan kemarin IHSG terpantau turun 0,69% atau 33,19 poin di level 4.778,64.

Penurunan ini memang sudah diprediksi sebelumnya oleh para analis. Seperti analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama yang memprediksi IHSG hari ini bakal melanjutkan koreksinya seperti kemarin.

"Mengindikasikan adanya koreksi lanjutan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area support," ungkapnya dalam rilis harian, Rabu (8/4)

Lebih lanjut, Nafan memprediksi area support pertama maupun kedua pada perdagangan hari ini memiliki range pada level 4.697,67 dan 4.529,48. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range pada 4.883,15 hingga 4.997,90.

Baca juga: Raup US$4,3 M, Bonds Terbesar dan Terlama dalam Sejarah Meluncur

Sentimen pasar dari dalam negeri kali ini berkutat pada proyeksi pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini yang akan mengalami penurunan tajam akibat pandemi covid-19. Namun, Indonesia diprediksi masih bisa tumbuh positif oleh IMF dan World Bank.

Diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 2,3% di kuartal II dan III, kemudian dapat membaik di kuartal IV 2020. Diperkirakan perlambatan pertumbuhan paling parah terjadi di kuartal II tahun ini dan akan beralnjut di kuartal III, tetapi diperkirakan mulai membaik di kuartal IV.

Sementara itu, riset Valbury Sekuritas menilai bahwa ancaman wabah covid-19 yang terus dapat meningkatkan kematian di AS maupun dunia, serta dampak yang luar biasa bagi perekonomian, bahkan dapat lebih parah dari krisis 2008 membuat faktor ketidakpastian makin tinggi.

"Artinya faktor ketidakpastian terus membayangi bagi pasar dari penyebaran covid-19, hail ini dapat kembali memunculkan tekanan bagi IHSG menuju teritorial negatif hari ini," pungkasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT