08 April 2020, 05:55 WIB

Korpri Galang Solidaritas Pensiunan dan PNS


Che/P-3 | Politik dan Hukum

KORPS Pegawai Republik Indonesia (Korpri) mengusulkan agar pemerintah tetap memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada pensiunan, guru, serta pegawai negeri sipil (PNS) golongan 1 dan 2.

Hal itu berkaitan dengan rencana pemerintah untuk mengkaji ulang pembayaran THR dan gaji ke-13 bagi PNS. “Saya rasa mereka perlu sekali THR,” ujar Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Zudan Arif Fakrulloh, kemarin.

Zudan menyebutkan, walaupun pihaknya sepakat dengan wacana yang digulirkan pemerintah, ada beberapa elemen PNS dan pensiunan yang membutuhkan THR. “Kalau untuk para pejabat, misalnya eselon I dan II, menurut saya, kehidupan mereka sudah mencukupi,” ujarnya.

Menurut Zudan, Korpri memahami kondisi keuangan negara yang saat ini cukup berat akibat imbas dari pandemi covid-19. Ia mengakui PNS termasuk profesi yang aman ketimbang sektor lain, seperti sektor informal yang saat ini telak terhantam oleh pandemi korona.

“Karena itu, para aparatur sipil negara bisa melakukan aksi solidaritas nasional. Salah satunya berkenaan dengan tunjangan hari raya yang mereka terima,” paparnya.

Zudan mengatakan saat ini THR untuk para pensiunan, PNS, TNI, dan Polri bisa mencapai Rp35 triliun. Apabila pembayaran sebagian dana THR tersebut bisa ditunda, negara bisa mengalokasikannya untuk kebutuhan yang lebih mendesak. “Mengenai THR, dalam kondisi luar biasa ini, kita dituntut untuk berpikir dan bertindak luar biasa, termasuk PNS. Kalau bisa, mari seluruh PNS sumbangkan THR kepada negara.” (Che/P-3)

BERITA TERKAIT