07 April 2020, 22:43 WIB

Ada PSBB, Penanganan di Wisma Atlet Tetap Sesuai Prosedur


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Humaniora

PEMBERLAKUAN Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta untuk mencegah penyebaran virus korona tak mengubah cara penanganan pasien positif korona di Wisma Atlet Kemayoran.

Perawatan pasien positif virus korona di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran masih sesuai prsedur dan tidak seperti perawatan kesehatan pada umumnya.

"Perawatan pasien positif korona menggunakan masih menggunakan teknologi video call. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir kontak fisik antara pasien dengan dokter atau perawat," ujar Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Doni Monardo kepada Media Indonesia, Selasa (7/4).

Tetapi, hal tersebut hanya berlaku bagi pasien yang memiliki keluhan ringan hingga sedang saja.

Doni juga menjelaskan bahwa para pasien tetap menjalankan sesuai prosedur, seperti mendapatkan selembaran tata cara dirawat di Wisma Atlet.

"Mereka juga mandi sendiri, makan sendiri, kemudian bisa video call, bisa ditengok perawat," tuturnya.

Doni menambahkan, dengan cara tersebut bisa membuat semakin banyak lagi pasien yang bisa ditangani oleh para dokter.

Setiap kamar pasien di wisma atlet juga sudab terpasang kamera. (OL-8).

BERITA TERKAIT