07 April 2020, 15:05 WIB

Pejabat BPK Dilantik Secara Virtual


Media Indonesia | Ekonomi

UNTUK pertama kali dalam sejarah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), pelantikan dan pengambilan sumpah pejabat secara virtual/melalui teleconference.

Kepala BPK Agung Firman Sampurna melantik dan mengambil sumpah Novian Herodwijanto sebagai staf ahli bidang BUMN, BUMD, dan kekayaan negara/daerah melalui teleconference di auditorium Kantor Pusat BPK, Jakarta, Senin (6/4).

Undangan yang hadir di tempat pelantikan secara fisik hanya 15 orang, sedangkan 24 undangan hadir secara virtual. Hal ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 10/SE/IV/2020 tanggal 2 April 2020 tentang Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau Sumpah/Janji Jabatan Melalui Media Elektronik/Teleconference, pada Masa Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona.

Dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (7/4), disebutkan bahwa tata cara pelantikan melaui teleconference antara lain diatur bahwa pejabat yang melantik, dan PNS yang dilantik dapat hadir baik secara fisik dengan jumlah terbatas atau secara virtual. Pihak yang harus hadir secara fisik hanya rohaniawan, saksi, pembaca keputusan, dan petugas protokol.  

Pihak-pihak yang hadir secara fisik harus memperhatikan physical distancing dan protokol kesehatan.

Dalam sambutannya Ketua BPK berpesan kepada seluruh pelaksana di BPK saat menjalankan program bekerja dari rumah (work from home/WFH), agar memanfaatkan waktu seoptimal serta seefektif mungkin. 

"Marilah kita manfaatkan waktu seoptimal serta seefektif mungkin, dalam rangka menjalankan program work from home di kediaman masing-masing,” pesan Agung.

Ketua BPK juga mengimbau para pegawai agar dapat menjaga diri dan tidak mudik dahulu sampai situasi aman terkendali. 

"Saya mohon kesabarannya untuk tidak mudik dahulu sampai situasi aman terkendali. Manfaatkanlah berbagai fasilitas IT (teknologi dan informasi) yang mampu meringkas jarak dan membantu kita sedikit menghapus rindu terhadap keluarga," papar Agung lagi.

Kecuali Novian Herodwijanto yang mencetak sejarah, empat pejabat pimpinan tinggi madya yang juga dilantik adalah Novy Gregory Antonius Pelenkahu sebagai Auditor Utama Keuangan Negara (Tortama KN) I BPK, Akhsanul Khaq sebagai Tortama KN V BPK, dan Heru Kreshna Reza sebagai Tortama KN VII BPK.

Sejumlah pejabat teras BPK hadir menyaksikan pelantikan secara langsung. Sedangkan pimpinan BPK lainnya menyaksikan melalui teleconference. (RO/O-2)

BERITA TERKAIT