07 April 2020, 14:13 WIB

BWF Tunda Indonesia Open, PBSI Beri Dukungan


Akmal Fauzi | Olahraga

FEDERASI Bulu Tangkis Dunia (BWF) kembali melakukan pembatalan sejumlah turnamen internasional. Salah satu kejuaraan yang dibatalkan ialah Indonesia Open 2020.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Achmad Budiharto, mengatakan pihaknya sudah dari awal mengusulkan penundaan turnamen Super 1000 yang rencananya digelar 16-21 Juni.

PBSI meminta Indonesia Open digelar pada 29 September hingga 4 Oktober, menggantikan jadwal Indonesia Masters Super 100.

Baca juga: Indonesia Terbuka Resmi Ditunda

"Kami masih berkoordinasi dengan BWF dan mengusulkan beberapa alternatif waktu yang paling tepat untuk penyelenggaraan Indonesia Open," kata Budiharto, Selasa (7/4).

PBSI mendukung sepenuhnya keputusan BWF dengan mempertimbangkan pandemi virus korona (covid-19) di Indonesia. "Kami juga akan berkirim surat ke BWF tentang kondisi Indonesia saat ini. Jadi, penundaan Indonesia Open akan kami evaluasi lagi,” jelas Budiharto.

Sebelumnya, BWF membatalkan empat turnamen di sejumlah negara akibat pandemi covid-19. Selain Indonesia Open, BWF juga membatalkan Australian Open yang berlangsung 2-7 Juni. Lalu, Thailand Open yang dijadwalkan 9-14 Juni dan Russian Open pada 7-12 Juli.

Baca juga: Korona Meluas, BWF Tunda Semua Turnamen Bulu Tangkis

"Eskalasi pandemi covid-19 secara global membuat sejumlah turnamen dibatalkan. Kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan semua atlet, tim, ofisial dan komunitas bulu tangkis menjadi prioritas tertinggi kami,” bunyi siaran pers BWF.

Selain itu, BWF juga membatalkan sembilan turnamen lain yang masuk dalam grade 3, ajang junior dan para badminton. Total 13 turnamen bulu tangkis yang dibatalkan. Sudah bisa dipastikan bahwa pada Mei, Juni dan Juli tidak ada turnamen bulu tangkis. BWF juga sudah membekukan ranking klasemen peringkat dunia, baik level senior maupun junior, hingga waktu yang belum ditentukan.(OL-11)

 

BERITA TERKAIT