07 April 2020, 13:54 WIB

Encim Bakmi di Muara Karang Dirampok dan Dibunuh, Polda: Hoaks


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

POLDA Metro Jaya memastikan kabar perampokan disertai pembunuhan tukang bakmi di Muara Karang, Jakarta Utara yang viral di media sosial merupakan berita hoaks atau bohong.

"Berdasarkan informasi yang beredar di masyarakat bahwa terdapat perampokan yang menyebabkan korban MD adalah tidak benar," papar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Selasa (7/4).

Yusri menjelaskan, foto viral yang dilampirkan warganet itu merupakan mayat seorang warga yang meninggal dunia akibat sakit di Muara Karang.

Baca juga: Tidak Ada Pemasukan, Sopir Taksi Online di Bekasi Gantung Diri

Polsek Penjaringan Jakarta Utara telah memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasaan saat identifikasi jenazah tersebut.

Terkait video yang viral, Yusri mengatakan informasi itu keliru karena video tersebut merupakan kasus yang berbeda.

"Video tersebut sebetulnya berisi rekaman penangkapan kasus pencurian yang sudah dilaporkan ke polisi pada 3 April," tutur Yusri.

Baca juga: NasDem Dorong Riza Patria Bantu Anies Tuntaskan soal Mudik

Sebuah akun Facebook mengunggah video dan kabar perampokan dan pembunuhan di Muara Karang. Korbannya disebut tukang bakmi. Netizen juga menyebarkan foto dan video di dalam unggahan tersebut.

Baca juga: Punya Wagub, PSI: Anies Jangan Lagi "One Man Show"

Unggahan tersebut berisikan tulisan "Di Muara Karang belakang Superindo, ada kejadian pembunuhan encim oleh perampok. Tapi sekarang pelakunya sudah ditangkap. Encim tukang bakmi di Muara Karang," jelas isi unggahan tersebut. (X-15)
 

BERITA TERKAIT