07 April 2020, 13:46 WIB

Tidak Ada Pemasukan, Sopir Taksi Online di Bekasi Gantung Diri


Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Megapolitan

SEORANG pria berinisial JL, 32, memilih mengakhiri hidupnya dengan gantung diri dengan seutas tali yang diikat di sebuah pohon Sengon belakang rumahnya.

Pria asal Medan itu diduga nekat melakukan aksi gantung diri lantaran stres karena dua bulan belakangan ini tidak lagi bekerja sebagai sopir taksi online dan tak ada pemasukan.

Polres Cikarang Timur melaporkan bahwa JL ditemukan tewas pada Senin (6/4) sekitar pukul 18.15 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, korban sering melamun karena sudah dua bulan tidak narik (sopir taksi online).

Melalui informasi dari istri korban berinisial SH, 33, beberapa hari sebelum JL gantung diri, seorang pria sempat menemui korban di rumah untuk menagih cicilan kredit mobil yang biasa digunakan JL untuk bekerja.

"Saksi NI (anak korban) melihat bapaknya (korban) melepaskan tali (tambang) ayunan berwarna merah yang ada di dalam rumah dan kemudian dibawa kebelakang rumah," tutur Yusri, Selasa (7/4).

Baca juga: 1,2 Juta Pekerja di Jakarta Sudah Lakukan WFH

Yusri menuturkan sewaktu diikuti NI, korban menyembunyikan tali tersebut. Hingga pada pukul 18.00 WIB korban melihat tidak ada saksi yang mengikutinya pun langsung nekat ke bekalang rumah.

"Kemudian terlihat korban sudah tergantung di dahan pohon sengon dengan tali ayunan warna merah," ujar Yusri.

NI yang cemas mencari keberadaan bapaknya yang tiba-tiba menghilang kaget bukan kepalang. Ni menjadi saksi pertama melihat sang bapak di belakang rumah langsung berteriak minta tolong kepada ibunya.

Selanjutnya saksi memberitahukan tetangganya dan membantu menurunkan korban dari tali gantungan dengan keadaan sudah tak bernyawa.

"Usai kejadian, JL kemudian dilarikan ke RSUD Bekasi untuk menjalani visum," papar Yusri. (A-2)

BERITA TERKAIT