07 April 2020, 09:37 WIB

​​​​​​​PSBB Jakarta Disetujui, Kemenkes: Fokus Selamatkan Nyawa


Atalya Puspa | Megapolitan

KEPALA Bidang Media dan Opini Publik Kementerian Kesehatan Busroni menyatakan bahwa Menteri Kesehatan telah meneken persetujuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Busroni menegaskan, selanjutnya Pemerinta Provinsi DKI Jakarta harus berfokus untuk menyelamatkan nyawa masyarakatnya.

"Tetap fokus pada nyawa manusia. Itu saja. Jadi semua itu tidak ada maknanya ketika kita tidak bisa menyelamatkan manusia, dalam hal ini penduduk. Pesannya itu. Nomor satu adalahnya masyarakat diselamatkan," kata Busroni saat dihubungi, Selasa (7/4).

Busroni menyebut, penetapan PSBB DKI Jakarta dilihat dari sejumlah aspek, mulai dari kesehatan hingga ekonomi.

"Pertama pasti aspek kesehatan, nomor satu itu. Kedua aspek keselamatan. Ketiga aspek ekonomi. Tidak Kemenkes khusus, enggak, itu adalah tim. Ada tim dari Kemenhub, banyak tim di situ. Jadi tidak Kemenkes, ingat lagi, pemerintah," tuturnya.

Selanjutnya, kata Busroni, pelaksanaan PSBB di DKI dapat segera dilakukan sesuai dengan kaidah yang telah ditentukan.

Baca juga: Samakan Pemahaman Soal PSBB

Seperti diketahui, PSBB telah diatur dalam Permenkes nomor 9 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19. Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Oscar Primadi mengatakan PSBB merupakan pembatasan kegiatan tertentu penduduk dalam suatu wilayah yang diduga terinfeksi Covid-19.

“Pembatasan tersebut meliputi peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum, pembatasan kegiatan sosial budaya, pembatasan moda transportasi, dan pembatasan kegiatan lainnya khusus terkait aspek pertahanan dan keamanan,” kata Oscar dalam keterangan resmi, Sabtu (4/4). (A-2)

BERITA TERKAIT