07 April 2020, 01:10 WIB

Waspadai Perampok Bersenpi 


MI | Megapolitan

TELEGRAM peringatan Kapolri Jenderal Idham Azis kepada jajaran agar mewaspadai kemungkinan meningkatnya aksi kejahatan jalanan pada masa mewabahnya covid-19 menjadi kenyataan. 

Beberapa penjahat  bersenjata api menguras etalase toko emas dan perak Kasio di Pasar Kemiri, Kembangan, Jakarta Barat, Senin (6/4) siang. Pelaku yang terdeteksi sebanyak empat orang membawa kabur 10 kg perak serta 0,5 kg emas.

“Total kerugian sekitar Rp400 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka. Pelaku hanya menggertak dengan menodongkan senpi revolver berwarna silver. Dua pelaku menunggu di luar dan dua masuk ke dalam. Mereka kabur menggunakan sepeda motor Supra 125 hitam serta  Vario putih," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. 

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Teuku Arsya Khadafi bersama jajaran telah mempelajari tempat kejadian serta meminta keterangan para saksi mata. Selanjutnya, bersama dengan  Ditkrimum Polda Metro Jaya melakukan peangejaran terhadap pelaku yang dicurigai berdasarkan modus operandi mereka.

Dua hari sebelum kejadian, Kapolri telah menerbitkan telegram yang ditujukan kepada seluruh pimpinan kepolisian di daerah maupun wilayah. Jenderal Idham Azis mengingatkan akan  potensi kejahatan yang dapat terjadi selama penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Setidaknya ada empat bentuk kejahatan yang disebut dalam surat tersebut. Salah satunya, kejahatan yang dapat terjadi selama arus mudik/kejahatan jalanan, kerusuhan/penjarahan atau pencurian dengan kekerasan, maupun pencurian dengan pemberatan. 

Dalam telegram tersebut, Idham meminta jajarannya mengidentifikasi dan memetakan pelaku kejahatan yang memanfaatkan wabah covid-19. Selain itu, ia mendorong jajaran berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun swasta untuk memasang kamera pemantau (CCTV) di lokasi rawan. (Ykb/J-2) 
 

BERITA TERKAIT