06 April 2020, 22:20 WIB

PBNU Minta Umat Islam Salat Tarawih dan Idul Fitri di Rumah


Syarief Oebaidillah | Humaniora

PENGURUS Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah mengimbau umat Islam untuk mendirikan salat tarawih dan Idul Fitri di rumah masing-masing selama masih mewabahnya covid-19. Hal itu senada dengan kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Agama dan PP Muhammadiyah.

Imbauan PBNU tersebut tertuang pada Surat Edaran bernomor 3953/C.I.034.04.3030 pada 3 April 2020 yang ditandatangani oleh Rais Aam KH Miftachul Akhyar, Katib Aam KH Yahya Cholil Staquf, Ketua Umum KH Said Aqil Siroj, dan Sekretaris Jenderal H A Helmy Faishal Zaini.

Baca juga:Ini Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri

Ketua Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas kepada Media Indonesia, Senin (6/4) mengatakan, imbauan itu sebagai ikhtiar untuk menahan laju dan memutus mata rantai covid-19.

PBNU juga mengingatkan kepada seluruh pengurus wilayah, pengurus cabang, pengurus majelis wakil cabang, pengurus ranting dan pengurus anak ranting, serta lembaga dan badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama berikut seluruh warga NU dan umat Islam pada umumnya.

"Termasuk menjalankan salat tarawih selama bulan Ramadan dan salat Idul Fitri selama pandemi covid-19 di rumah masing-masing atau sesuai protokol pencegahan penyebaran covid-19 yang ditetapkan pemerintah pusat dan pemerintah daerah masing-masing," kata Robikin mengutip edaran PBNU tersebut.

Baca juga:Update Korona 6 April: 218 Positif, 11 Meninggal, 28 Sembuh

Seluruh warga Nahdliyyin juga diingatkan agar senantiasa menaati keputusan, kebijakan dan imbauan pemerintah pusat dan daerah dalam rangka mencegah penyebaran covid-19, termasuk mengenai mudik lebaran.

"Semoga Allah SWT selalu menjaga dan melindungi kita semua dari wabah covid-19 dan selalu meridai eksistensi NKRI," pungkasnya. (Bay/A-3)

BERITA TERKAIT