06 April 2020, 20:14 WIB

Doni: 20 Dokter Meninggal, Stop Praktik Dokter Gigi dan THT


Ferdian Ananda Majni | Humaniora

KEPALA BNPB sekaligus Kepala Gugus Tugas penanganan Covid-19 Doni Monardo, mengatakan lebih dari 20 dokter telah wafat. Bahkan sebagian mereka bukan yang berada di garda terdepan melawan pandemi Covid-19.

"Dari beliau yang wafat ternyata tidak semuanya itu adalah dokter yg berada di front terdepan. Kalau dilihat dari latar belakang dokter, sebagian itu adalah dokter Gigi dan THT," kata Doni, dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR melalui virtual, Senin (6/4).

Oleh karena itu, Doni meminta Kemenkes untuk segera mengeluarkan surat edaran agar praktik dokter gigi dan THT tidak beroperasi sementara waktu guna meminimalisir penyebaran Covid-19.

"Sehingga kami memberikan permintaan kepada kemenkes, untuk mengeluarkan edaran agar dokter gigi dan THT tidak praktek dulu," sebutnya.

Baca juga: Paska di PHK 1.600 Pekerja Ajukan Program Kartu Prakerja

Dia menegaskan, agar Kemenkes mewajibkan seluruh dokter menggunakan alat perlindungan diri (APD) selama bertugas sehingga tidak ada penyalahgunaan APD yang diberikan untuk tenaga medis.

"Kalaupun praktek hanya untuk pasien sangat serius. Termasuk juga mewajibkan seluruh dokter, baik di RS umum swasta ataupun RS covid menggunakan APD standar," paparnya.

Pihaknya juga akan memberikan fasilitas terbaik kepada tenaga dokter dan perawat sehingga apabila ditemukan pemberian pusat terutama APD kepada dokter disalahgunakan tentunya akan ditindaklanjuti pihak kepolisian.

"Kami akan memberikan laporan kepada kepolisian utk menertibkan kepada mereka melakukan penyimpangan ini," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT