06 April 2020, 16:08 WIB

Bayern Muenchen: Covid-19 Sebabkan Nilai Transfer Pemain Anjlok


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

PRESIDEN Bayern Muenchen, Herbert Hainer, mengatakan nilai transfer pemain akan mengalami penurunan signifikan akibat pandemi virus korona (covid-19).

Saat ini, belum diketahui kapan jendela transfer musim panas akan dibuka. Mengingat kompetisi masih ditunda imbas mewabahnya covid-19.

"Meski sulit untuk memprediksi, tapi sangat jelas akan ada perubahan. Saya yakin biaya tranfer akan turun. Itu sangat logis," cetus Hainer kepada Bayern 51.

Baca juga: Langgar Aturan Lockdown, Bayern Muenchen Denda Boateng

Hainer mengatakan selama kompetisi ditunda, klub di seluruh dunia tidak mendapatkan pendapatan. Selain itu, klub juga akan melakukan pemotongan gaji untuk menjaga aspek finansial.

Dengan menurunnya pemasukan dan klub memilih menjaga stabilitas finansial, sejumlah klub diprediksi tidak akan banyak terlibat dalam bursa transfer.

 Lebih lanjut, Hainer juga memprediksi harga transfer gila-gilaan yang dimulai ketika Paris Saint-Germain menebus Neymar dengan 220 juta euro atau Rp 3,9 triliun pada 2017, tidak akan terjadi lagi setelah covid-19.

Baca juga: Chelsea VS Bayern Muenchen jadi Ajang Pembuktian Pelatih Debutan

"Ketika pemasukan klub menurun, sedikit uang yang beredar. Mengingat dampak ekonomi dari krisis virus korona melanda kehidupan masyarakat, harga transfer gila-gilaan akan perlahan menghilang," tutur Hainer.

Hainer mengakui pihaknya dalam ancaman finansial yang serius. Namun, dia meyakini klubnya akan mampu melewati krisis kesehatan dan tidak menderita banyak kerugian.

"FC Bayern mengalami tantangan keuangan terbesar dan itu bukan rahasia. Kami bekerja keras agar dapat melalui fase sekarang ini tanpa kerugian berarti," pungkas Hainer.(Mirror/OL-11)

BERITA TERKAIT