06 April 2020, 11:35 WIB

Ada Pabrikan Otomotif Dalam Negeri Bersiap Produksi Ventilator


Hilda Julaika | Ekonomi

Alat bantu pernapasan (ventilator)  kini menjadi salah satu alat kesehatan (alkes) yang penting dan dibutuhkan untuk menangani pasien dengan Covid-19. Namun ventilator saat ini   sangat sulit didapatkan.

Menurut Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi, dan Alat Pertahanan (IMATAP) Kemenperin Putu Juli Ardika di Jakarta mengatakan sudah ada industry otomotif yang siap memenuhi permintaan produksi ventilator tersebut. 

Namun, produsen otomotif tersebut belum disebutkan namanya dan tengah menindaklanjuti kerja sama dengan industri komponen untuk melakukan reverse engineering dalam pengembangan prototipe ventilator.

Perusahaan ini pun diketahui telah melakukan identifikasi dengan beberapa tim di lembaga pendidikan dan penelitian yang sedang bekerja mengembangkan ventilator.

"Kami memberikan apresiasi kepada pelaku industri yang menyambut baik terhadap upaya kemanusiaan ini. Semoga produksi ventilator nantinya bisa menjadi solusi untuk mempertahankan kinerja sektor otomotif di tengah kondisi sulit sekarang," tuturnya melalui rilis yang Media Indonesia terima, Senin (6/4).

Di sisi lain, Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) Yohannes Nangoi menyatakan, dalam upaya mendorong para anggotanya untuk memproduksi ventilator, pihaknya meminta kepada pemerintah dapat menyediakan rekanan kompeten.

“Kami membutuhkan pendamping khususnya industri yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam pembuatan ventilator,” ujarnya.

Pendamping tersebut akan membantu mulai dari menjabarkan blueprint terkait teknis pembuatan ventilator, alih teknologi, sampai memodifikasi fasilitas perakitan mobil yang ada saat ini. Tujuannya agar dapat digunakan untuk memproduksi ventilator dan menentukan standar bahan baku kepada supplier.

"Kemudian, partner yang sudah berpengalaman itu menentukan standar bahan baku kepada pemasok, kami hanya membantu menjahitkan," ujarnya.

Sementara itu, Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI) siap menunggu arahan pemerintah terkait teknis memproduksi ventilator yang dibutuhkan.  Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala mengatakan, pihaknya yang membawahi lima merek motor di Tanah Air ini butuh gambaran detail melakukan produksi massal ventilator.

Negara seperti Amerika Serikat dan Inggris sudah mengerahkan kemampuan industri otomotifnya untuk membantu produksi ventilator yang ketersediannya terbatas dalam upaya memenuhi kebutuhan bagi pasien Covid-19. Ventilator dibutuhkan oleh pasien untuk menghindari terjadinya gagal nafas yang diakibatkan virus korona. (E-1)

BERITA TERKAIT