06 April 2020, 09:59 WIB

Leclerc Juarai Seri Kedua Balapan Virtual Formula 1


Antara | Olahraga

PEMBALAP Ferrari Charles Leclerc tampil dominan dalam debutnya di balapan virtual Formula 1 sepanjang 28 lap, Senin (6/4) dini hari, atau di seri kedua ajang esports yang digelar resmi oleh F1 untuk memberi hiburan para fan di tengah pandemi virus korona yang telah menunda balapan musim ini.

Akhir pekan lalu, sedianya jatah Vietnam menjadi tuan rumah Grand Prix, namun karena layout sirkuit di Hanoi itu belum ada di dalam video gim F1 2019, maka 20 pembalap yang ambil bagian di balapan daring itu bertarung di sirkuit virtual Melbourne, Australia.

Leclerc memimpin balapan virtual itu sejak start hingga finis 14,094 detik di depan pembalap junior Renault asal Denmark Christian Lundgaard diikuti pembalap tim Williams George Russell di peringkat tiga.

"Ini sangat sulit," kata Leclerc, Senin (6/4).

Baca juga: McLaren: F1 Berpotensi Alami Krisis

"Kami duduk di kursi, tapi bahkan tidak ada G-force (gaya gravitasi) seperti yang dialami di mobil sebenarnya. Meski begitu, aku sampai basah berkeringat," kata pembalap asal Monako, yang mempersembahkan dua trofi juara grand prix dalam debutnya bersama Ferrari, musim lalu.

"Otot tidak sakit tapi konsentrasi adalah segalanya," lanjutnya.

Sementara sang adik, Arthur Leclerc, finis peringkat empat hari itu untuk Ferrari di depan pembalap Alfa Romeo Antonio Giovinazzi.

Lundgaard seharusnya start dari posisi pole tapi diganjar penalti mundur lima posisi karena melanggar batas trek di kualifikasi.

Jenson Button, mantan pembalap F1 dan juara dunia 2009, membawa McLaren finis peringkat ke-11 saat rekan satu timnya Lando Norris gagal start karena masalah teknis untuk kedua kalinya di balapan virtual tersebut.

Kanal streaming Twitch milik Norris sempat ditonton hingga 77 ribu orang sedangkan 190 ribu lainnya menonton balapan tersebut lewat kanal ofisial F1 di YouTube.

Juara dunia kriket asal Inggris Ben Stokes juga turut berpartisipasi namun finis terakhir, di belakang mantan pebalap F1 Johnny Herbert.

Sedangkan juara seri pertama Guanyu Zhou dari tim Renault gagal menyelesaikan balapan virtual itu.

Seri F1 esports selanjutnya akan digelar di sirkuit virtual Shanghai, Tiongkok, pada 19 April.

Formula 1 berharap bisa memulai musim balapan tahun ini dengan kalender jadwal yang dikurangi dari 22 menjadi 15-18 seri balapan, kemungkinan pada pertengahan tahun nanti tergantung kondisi penyebaran virus korona. (OL-1)

BERITA TERKAIT