06 April 2020, 09:55 WIB

Serba Tertutup, Siapa Saja yang Boleh Hadir dalam Pilwagub DKI?


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Publik sempat dijanjikan bakal bisa melihat siaran langsung pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta melalui streaming. Namun, panitia pemilihan (panlih) urung melakukan hal tersebut. Lantas siapa saja yang berhak hadir dalam rapat paripurna pemilihan wakil gubernur (pilwagub) DKI-2?

Menurut Anggota Panlih dari Fraksi Gerindra, S. Andyka, di dalam ruangan hanya ada 54 anggota DPRD sesuai persyaratan kuorum. Lalu ada dua cawagub, Ahmad Riza Patria dan Nurmansjah Lubis.

Selain itu, ditambah dua kursi untuk saksi dan sembilan kursi untuk semua anggota panlih. Ini masih ditambah kehadiran lima pimpinan DPRD plus Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga bakal hadir dalam paripurna tersebut.

"Di dalam ruangan tidak lebih dari 100-lah. Yang bisa masuk (ruang paripurna) hanya yang mendapat undangan. Jam 10 mulainya," tutur Andyka saat dihubungi, Jakarta, Senin (6/4).

Di dalam ruangan paripurna DPRD, Andyka menjabarkan tata letak meja juga sudah diatur jaraknya agar tidak berdempet-dempet, dengan menerapkan physical distancing.

Andyka juga mengatakan 106 anggota dewan tidak boleh masuk semua ke ruangan paripurna DPRD. Bakal ada kloter siapa-siapa saja yang bakal masuk duluan untuk memberikan suara pilihannya. Sisanya, mereka bakal menunggu di satu ruangan di DPRD

"Ada ruangan transit. Sistem duduk di ruang transit juga kita tata. Sistem silang, di-cross, baik di ruang paripurna maupun ruang transit. Kita juga siapkan dua TV di ruangan transit," jelas Andyka.

Baca juga: Hari Ini, Cawagub DKI Jalani Uji Kelayakam Lewat Telekonferensi

Sebelum masuk ke ruangan, peserta yang hadir mengikuti protokol pencegahan covid-19, yaitu pemeriksaan suhu tubuh dan disiapkan hand sanitizer. Apabila ada orang yang suhu tubuhnya atas 37,5°C, dia tersebut bakal diarahkan ke satu tenda khusus oleh petugas medis.

Lalu bagaimana dengan nasib awak media yang bakal meliput agenda paripurna pemilihan wagub itu?

Siaran langsung akan dilakukan melalui live streaming di layar di dalam ruang balai wartawan Balai Kota yang letaknya berdekatan dengan Gedung DPRD DKI Jakarta.

"Kita sedang berupaya menyiapkan screen untuk live streaming di press room Balai Kota. Jadi, insya Allah, ada live streaming di press room Balai Kota dengan menjaga jarak juga," pungkas Andyka. (OL-14)

BERITA TERKAIT