06 April 2020, 09:30 WIB

Neville Kecam Cara Klub Liga Primer Tangani Krisis Covid-19


Antara | Sepak Bola

LEGENDA Manchester United Gary Neville mengatakan cara Liga Primer Inggris menangani krisis pandemi virus korona sebagai sebuah bencana.

Sejumlah klub Liga Primer Inggris dikritik karena memaksa cuti staf nonpemain.

Liverpool, Sabtu (4/4), mengatakan sejumlah staf akan menerima gaji 80% dari seharusnya sesuai dengan skema retensi kerja pemerintah Inggris.

Tottenham Hotspur, Newcastle United, Norwich City, dan Bournemouth juga memutuskan mencutikan secara paksa staf nonpemain mereka.

Baca juga: Kritik Keras untuk si Merah

Neville menyebut cara para pejabat liga menangani pandemi virus korona sebagai buruk dan mengkritik mereka karena lambat menunda pertandingan
saat negara itu mulai diserang wabah virus korona.

Dia juga mengecam klub-klub menyasar gaji pemain dan terlambat dalam mendukung klub-klub liga bawah.

"Sepak bola sudah terlalu banyak pemangku kepentingan dengan bermacam kepentingan," kata Neville lewat Twitter seperti dikutip ESPN, sembari menyatakan mempersatukan klub, fans, dan pertandingan adalah hal paling penting.

Legenda Liverpool Jamie Carragher juga mengecam mantan klubnya yang disebutnya sudah kehilangan harga diri setelah merumahkan sejumlah staf.

Sebaliknya, sejumlah politisi Inggris menyebut pesepak bola yang tidak masuk sukarela memangkas gajinya sebagai imoral, namun pencipta gol terbanyak MU sepanjang masa Wayne Rooney menyebut tekanan publik agar pemain mau menerima pemotongan gaji sebagai amat memalukan. (OL-1)

BERITA TERKAIT