06 April 2020, 08:50 WIB

McLaren: F1 Berpotensi Alami Krisis


mediaindonesia.com | Olahraga

PETINGGI McLaren, Zak Brown, menyatakan pandemi virus korona (covid-19) menyebabkan Formula 1 berada dalam ambang krisis. Dia juga memperingatkan empat tim berpotensi bangkrut akibat pandemi.

Musim balapan 2020 belum sempat dimulai lantaran penyebaran virus korona semakin masif. Bahkan 8 dari 22 balapan mengalami pembatalan atau penundaan. F1 telah membuat sejumlah perubahan, termasuk menunda penerapan regulasi baru dari 2021 menjadi 2022. Sehingga, tim kompetitor akan menggunakan mobil yang sama tahun depan.

Baca juga: Sejumlah Tim F1 Protes Keputusan FIA Terhadap Ferrari

Di samping itu, seluruh tim menurunkan batas atas anggaran dari semula US$ 175 juta menjadi 4 US$ 150 juta. Kendati demikian, Brawn memandang plafon tersebut masih harus dikurang hingga US$ 100 juta. Tujuannya, mencegah kerugian finansial selama musim yang terdampak pandemi.

Brawn juga memperkirakan sejumlah tim akan mengalami kerugian. Itu dengan catatan jika mereka tidak bisa mengatasi situasi dengan sangat cepat. "Bahkan saya melihat empat tim bisa merugi, jika ini tidak ditangani dengan baik," pungkas Brawn kepada BBC.

Baca juga: Baru Dimulai, F1 Langsung Masuk Fase Libur Musim Panas

Mengingat, tidak selamanya ada investor yang antre untuk mengambil alih tim yang finansialnya terguncang di tengah krisis kesehatan global. "Saya rasa pemilihan waktunya sangat buruk dari sudut pandang itu. Jadi saya kira F1 saat ini dalam keadaan yang sangat rapuh,” ujar Brawn.

McLaren menjadi tim pertama yang meliburkan staf untuk sementara waktu. Di lain sisi, seluruh kepala tim akan membahas rencana penyederhanaan anggaran. Ada juga pembahasan terkait penundaan lebih jauh terhadap regulasi hingga 2023.(Ant/OL-11)

BERITA TERKAIT