06 April 2020, 07:45 WIB

4 PDP Meninggal di Kalsel, Dua Dinyatakan Positif Covid-19


Denny S | Nusantara

ANGKA penyebaran wabah virus korona (covid-19) di Kalimantan Selatan terus meningkat dan mengkhawatirkan. Hingga kini, sudah empat pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal dan dua di antara mereka dinyatakan positif terjangkit virus korona.

Data Gugus Tugas Tanggap Darurat Penanganan Virus Korona Kalsel, sampai Minggu (5/4) petang, tercatat ada 1.306 orang dalam pemantauan (ODP) yang tersebar di 13 kabupaten/kota.

Sementara jumlah PDP adalah sebanyak 10 orang ditambah 16 orang yang positif terjangkit virus korona.

Baca juga: Bupati dan Wali Kota di Jambi Siap Lawan Korona

Selain RSUD Ulin Banjarmasin, pasien PDP dan positif covid-19 ini juga dirawat di RSUD Anshari Saleh Banjarmasin dan RSUD Hasan Boejasin Kabupaten Tanah Laut.

Juru bicara Gugus Tugas Tanggap Darurat Penanganan Virus Korona Kalsel Muslim mengatakan, sejak wabah ini masuk ke Kalsel, sudah empat orang
pasien meninggal dan dua di antara mereka dinyatakan positif terjangkit virus korona.

"Ada empat yang meninggal, dua positif korona. Tadi siang, pasien PDP meninggal dengan riwayat perjalanan dari Goa, Sulawesi hasilnya belum kita ketahui. Tetapi, ada beberapa pasien lainnya sembuh dan dinyatakan negatif korona," ungkapnya.

Adapun jumlah ODP, PDP dan terkonfirmasi positif berasal dari Kota Banjarbaru, Kota Banjarmasin, Kabupaten Tabalong, dan Tanah Bumbu.

Informasi dihimpun Media, saat ini, masyarakat mengkhawatirkan puluhan warga Kalsel yang sebelumnya mengikuti itikaf di Goa, Sulawesi, tempat seorang pimpinan Ponpes di Kalsel meninggal di Balikpapan, Kaltim, beberapa hari lalu.

Muslim menegaskan pihaknya bersama gugus tugas kabupaten/kota terus melakukan upaya pendataan atau tracking kontak pasien PDP dan positif serta ODP dengan melakukan rapid test.

Dari sekitar 300 orang yang sudah di-rapid test, ada 80 orang diduga positif dan masih terus dalam pemantauan petugas. (OL-1)

BERITA TERKAIT