05 April 2020, 23:27 WIB

Pemkot Medan Bantu 5 Kg Beras per Keluarga


Yoseph Pencawan | Nusantara

PEMERINTAH Kota Medan membantu kebutuhan beras warga tidak mampu di tengah tekanan ekonomi akibat pemberlakuan status darurat wabah korona.

Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Akhyar Nasution mengatakan, dirinya telah mengeluarkan edaran bagi seluruh warga agar tetap berada di rumah guna memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kebijakan tersebut telah berdampak terhadap warga kurang mampu yang tidak memiliki penghasilan tetap.

"Karena itu kami memberi bantuan berupa beras sebanyak 5 kg kepada masyarakat Kota Medan," ujarnya, Minggu (5/4).

Beras itu dibagikan kepada masyarakat yang mengalami total loss income (kehilangan penghasilan).

Mereka yang diprioritaskan menjadi sasaran bantuan ini di antaranya pengemudi becak motor, pedagang kecil di sekolah dan pedagang keliling.

"Kami sudah menginstruksikan jangan dibagikan jika tidak masuk kriteria tersebut. Seperti penerima PKH atau penerima bantuan sosial dari Kemensos, mereka sudah memiliki jatah masing-masing, jadi tidak diberikan lagi," terangnya.

Pemkot Medan mengalokasikan 890 ton beras dalam program bantuan ini. Yang mana masing-masing kepala keluarga (KK) mendapatkan 5 kg beras.

Lebih jauh dituturkan, pembatasan sosial skala besar sebenarnya sudah dilakukan di berbagai daerah di Indonesia, termasuk Medan.

Contohnya, imbauan untuk tetap berada di rumah, tidak kumpul-kumpul serta tidak mengikuti atau membuat keramaian (social distancing).

Dan kemudian imbauan penerapannya lebih tegas lagi, yakni melalui physical distancing.

Pemkot Medan juga sudah meminta para perantau yang berencana mudik atau kembali ke Medan, untuk sementara mengurungkan rencananya sampai satu bulan ke depan.

"Ini adalah bentuk dari pembatasan sosial skala besar yang tengah di lakukan Pemkot Medan," ujarnya.

Meski demikian dia memastikan stok bahan pokok dan kebutuhan logistik lain bagi warga masih tersedia dengan harga relatif stabil.(OL-2)

 

BERITA TERKAIT