05 April 2020, 17:40 WIB

Bayi Kembar Diberi Nama Corona dan Covid


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

ORANGTUA bayi kembar yang lahir di Rumah Sakit Dr Bhimrao Ambedkar Memorial di Raipur, ibu kota Negara Bagian Chhattisgarh, memberi nama anak mereka Corona dan Covid. Berita gembira ini datang saat daerah ini sedang lockdown 21 hari.

Menurut outlet berita The New Indian Express, sang ibu, Preeti, melahirkan seorang anak laki-laki dan perempuan.

"Tim dokter dan staf medis melakukan operasi caesar setelah dia mengeluh sakit persalinan dan komplikasi

“Ibu dan bayi yang baru lahir baik-baik saja. Bayi-bayi tersebut berbobot 2,9 kg dan 2,7 kg," ujar seorang petugas hubungan masyarakat di rumah sakit.

Menurut The New Indian Express, suami Preeti, Vinay Verma, membawanya ke rumah sakit ketika ia melahirkan--tetapi menghadapi banyak hambatan di sepanjang jalan.

"Suami saya membawa saya ke rumah sakit dengan sepeda motornya. Itu sekitar tengah malam dan kami dihentikan di berbagai pos pemeriksaan yang dibangun oleh polisi lalu lintas," ujar Preeti, yang sudah memiliki anak perempuan berusia 2 tahun.

Mengenai keputusan memberi nama-nama 'tidak biasa' untuk bayi-bayi mereka, orangtua baru itu mengatakan itu akan mengingatkan mereka tentang semua kesulitan yang mereka taklukkan di tengah-tengah lockdown dan pandemi, lapor The Hindu.

"Kami telah menamai mereka Covid (laki-laki) dan Corona (perempuan) untuk saat ini. Ini setelah menghadapi beberapa kesulitan dan oleh karena itu, saya dan suami saya ingin menjadikan hari itu berkesan," kata ibu 27 tahun itu.

"Memang, virus itu berbahaya dan mengancam jiwa--tetapi wabahnya telah membuat orang fokus pada sanitasi, kebersihan, dan menanamkan kebiasaan baik lainnya. Jadi, kami mempertimbangkan nama-nama ini.

“Ketika staf rumah sakit juga mulai memanggil bayi kami Corona dan Covid, kami akhirnya memutuskan untuk menamai mereka dengan yang berhubungan dengan pandemi,” kata Preeti.

Ia menambahkan tidak menutup kemungkinan ia dan suaminya akan mengganti nama bayi mereka nanti. (The Hindu/OL-2)

BERITA TERKAIT