05 April 2020, 12:30 WIB

Rose Mengaku Siap Terima Potongan Gaji


Basuki Eka Purnama | Sepak Bola

PEMAIN Newcastle United Danny Rose mengaku dirinya siap menerima pemotongan gaji akibat pandemi virus korona (Covid-19). Namun, dia merasa para pemain ditargetkan secara tidak adil dalam rangkaian pemangkasan gaji di Liga Primer Inggris.

Klub Liga Primer Inggris bertemu dengan perwakilan para pemain pada Sabtu (4/4) untuk membahas kombinasi pemotongan gaji yang mencapai 30% dari gaji tahunan.

Hal itu terjadi setelah Liverpool menjadi klub Liga Primer Inggris terbaru yang merumahkan staf mereka dan Burnley mengaku terancam kerugian hingga 50 juta pound sterling jika musim ini tidak dirampungkan.

Baca juga: Lineker Bela Kane yang Ingin Tinggalkan Spurs

Bintang Liga Primer Inggris yang tidak bermain akibat pandemi virus korona menjadi sasaran kecaman setelah sejumlah klub merumahkan staf mereka namun tidak menyentuh gaji para pemain.

Bahkan, seorang anggota DPR Inggris menuding para pemain Liga Primer Inggris berada dalam sebuah vakum moral.

Para pemain Barcelona dan Bayern Muenchen telah menyepakati pemotongan gaji. Adapun para pemain Juventus, termasuk Cristiano Ronaldo, telah sepakat untuk tidak digaji selama empat bulan.

Rose yang bermain di Newcastle dengan status pinjam dari Tottenham Hotspur mengatakan, "Kami semua sepakat menerima pemotongan gaji."

"Meski saya hanya bisa berbicara untuk diri sendiri, saya rasa semua pemain tidak keberatan memberikan sebagian gaji mereka untuk membantu mereka yang berada di garis depan melawan virus korona dan mereka yang terpengaruh pandemi itu," imbuhnya.

Pada Jumat (3/4), sebuah rumah sakit di London menyebut Rose sebagai individu yang memberikan sumbangan sebesar 19 ribu pound sterling. (AFP/OL-1)

BERITA TERKAIT