04 April 2020, 15:30 WIB

Industri Perhotelan Berkreasi di Tengah Pandemi Covid-19


Ghani Nurcahyadi | Ekonomi

WABAH virus korona covid-19 secara langsung berdampak pada industri parisiwata dan turunannya, seperti industri perhotelan. Terlebih Pemerintah telah mengeluarkan imbauan untuk bekerja. belajar, dan ibadah dari rumah.

Menyikapi keadaan saat ini, kreatifitas industri perhotelan pun dituntut untuk tetap mempertahankan operasionalnya. Salah satunya dilakukan oleh PT. Hotel Indonesia Natour (HIN) yang mengelola jaringan Grand Inna Hotel.

Direktur Utama HIN Iswandi Said mengatakan, pihaknya menggelorakan konsep #workfromhotel dengan sejumlah harga promo bagi pengunjung yang ingin bekerja dari hotel. Ia memastikan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan covid-19.

"Bagi yang akan #workfromhotel di Grand Inna Malioboro, kami mengacu pada protokol standarisasi pencegahan penyebaran covid-19, dari mulai penyemprotan automatic disinfektan, hand sanitizer dan tempat-tempat cuci tangan di berbagai tempat dan lokasi hotel; sehingga Anda merasa nyaman untuk melakukan kegiatan #workfromhotel," kata Iswandi dalam keterangan tertulisnya.

Baca juga : Kementan Jaga Supply-Demand Ayam Ras Seimbang Saat Wabah Covid-19

Protokol pencegahan penularan bukan hanya diaplikasikan pada tamu, tapi juga diberlakukan terhadap unsur manajemen hotel. Bahkan HIN menyiapkan holding room sebagai ruang perawatan pertama terpadu jika ada yang menunjukkan gejala infeksi covid-19.

Di sisi lain, untuk memudahkan pelanggan Grand Inna yang tak bisa keluar rumah, HIN juga mengaplikasikan pemesanan makanan dan minuman di restoran serta coffee shop di Grand Inna melalui daring dan akan diantarkan ke rumah. Aplikasi pemesanan itu juga berlaku untuk layanan binatu (laundry).

Sementara itu, manajemen HIN juga mulai mempersiapkan strategi bisnis yang bisa langsung dijalankan begitu wabah covid-19 berakhir. Iswandi memprediksikan, pemulihan bisnis secara kencang baru akan berlangsung pada 2021mendatang.

"Kami mengharapkan kegiatan industri wisata Indonesia secara bertahap akan tumbuh kembali dan memberikan dampak positif terhadap seluruh pelaku industri kepariwisataan, termasuk bidang industri perhotelan," pungkasnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT