04 April 2020, 16:57 WIB

India Persiapkan Skenario Perpanjangan Karantina Wilayah


Antara | Internasional

JUMLAH kasus virus korona tipe baru atau Covid-19 di Asia Selatan hampir mencapai 6.000 pada Sabtu (4/4), bahkan ketika pihak berwenang di beberapa kota memperketat pembatasan pergerakan dan memperingatkan bahwa karantina wilayah dapat diperpanjang sebagai upaya untuk mengendalikan pandemi.

"Jika orang tidak mematuhi aturan dengan serius dan kasus terus meningkat, maka mungkin tidak ada pilihan selain memperpanjang masa karantina," Rajesh Tope, menteri kesehatan negara bagian Maharashtra yang mencakup pusat keuangan Mumbai, mengatakan kepada Reuters.

"Karantina bisa diperpanjang di Mumbai dan daerah perkotaan Maharashtra dalam dua minggu," ia melanjutkan.

Perdana Menteri Narendra Modi mengatakan minggu ini India akan mencabut rencana karantina selama tiga minggu yang dilaksanakan secara bertahap. India adalah negara yang paling parah terdampak akibat penyakit ini di Asia Selatan dengan sekitar 2.902 kasus, 68 di antaranya telah meninggal dunia.

Maharashtra memiliki 516 kasus Covid-19 yang dikonfirmasi dan 26 orang telah meninggal.

Sementara pemerintah berencana untuk meninjau kembali karantina wilayah, yang akan berakhir pada 14 April, tiga pejabat senior mengatakan kepada Reuters bahwa rencana ini akan tergantung pada penilaian situasi di setiap negara bagian. Karantina dan pembatasan akan diperpanjang di distrik-distrik di mana penyebaran kasus virus korona terus terjadi.

Angkutan umum di kota besar seperti Mumbai, Bengaluru, dan Delhi, hanya dapat dipulihkan secara bertahap beberapa hari setelah karantina berakhir, kata para pejabat, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena rencana masih dalam pembahasan.

Jumlah kasus Covid-19 meningkat lebih dari dua kali lipat di Asia Selatan pada pekan ini. Pakar kesehatan memperingatkan epidemi di kawasan itu, yang merupakan rumah bagi seperlima populasi dunia, dapat membebani sistem kesehatan masyarakat yang sudah lemah. (OL-12)

BERITA TERKAIT