04 April 2020, 16:15 WIB

Nova Arianto Minta PSSI tak Sepihak Soal Potong Gaji


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

ASISTEN pelatih tim nasional Indonesia Nova Arianto meminta PSSI tak memutuskan secara sepihak soal pemotongan gaji selama tidak adanya agenda timnas dalam waktu dekat.

Imbas merebaknya wabah korona atau Covid-19 sejumlah agenda timnas seperti pemusatan latihan dan pertandingan melawan Thailand dan Uni Emirat Arab pada Maret lalu terpaksa ditunda. Shin Tae-yong pun bersama staf pelatihnya juga dikabarkan telah mudik ke Korea Selatan.

Baca juga: Klub Liga Primer Inggris Sepakat Potong Gaji Pemain Hingga 30%

Nova mengaku telah mengetahui desas-desus mengenai pemotongan gaji tersebut dan legowo jika PSSI mengambil keputusan tersebut. Namun, ia menilai lebih baik jika semua pihak yang terlibat dapat duduk bersama.

"Terutama komunikasi ke staf pelatih dari Korea Selatan. Khawatir nantinya sepihak. Kalau sudah dibicarakan dengan baik-baik, saya siap dan akan menerima," kata Nova, ketika dihubungi, Sabtu (4/4).

Nova mengatakan sejauh ini belum ada pembicaraan dengan PSSI untuk membahas perihal gaji tersebut. "Belum ada pembicaraan, mungkin bulan depan," kata Nova.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan memastikan ada penyesuaian gaji pelatih dan staf timnas mulai dari senior hingga kelompok umur. Namun, ia belum membeberkannya, pihaknya masih mengkaji penyesuaian tersebut.

"Saat ini kami sedang mengkaji. Karena Timnas Indonesia tidak berkegiatan imbas keadaan luar biasa ini. Maka kemungkinan besar akan ada penyesuaian terhadap gaji mereka," kata Iriawan.

Iwan Bule, sapaan akrabnya mengatakan pihaknya perlu membahas gaji para pelatih dan staf mulai dari April hingga ke depannya. Mengenai gaji Maret telah pihak bayar secara penuh, meski laga timnas senior batal digelar.

Di lain sisi, FIFA sedang mengkaji rincian dana untuk membantu kesulitan finansial sejumlah anggota yang terdampak wabah virus korona (Covid-19). Kemungkinan, otoritas sepak bola dunia itu akan mengeluarkan miliaran dolar dari dana simpanan mereka.

Baca juga: Resmi Jadi Tersangka, Saddil Ramdani Dikenakan Wajib Lapor

Menanggapi hal tersebut, Iwan mengaku belum mendapatkan bantuan dari FIFA. Namun, ia mengaku pihaknya terus mencermati adanya bantuan itu.

"Saat ini belum. Kita harus melihat dulu perkembangannya kedepannya seperti apa dari FIFA. Kita coba tunggu komunikasi dan perkembangan dari federasi negara lainnya, baru kami tentukan langkahnya," kata Iwan. (OL-6)
 

BERITA TERKAIT