04 April 2020, 11:43 WIB

Singapura Laporkan Kematian Keenam Covid-19


Haufan Hasyim Salengke | Internasional

KEMENTERIAN Kesehatan Singapura melaporkan orang keenam yang meninggal karena Covid-19 di negara itu, Sabtu (4/4) dini hari. Pasien pria tersebut residen tetap Singapura berusia 88 tahun yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke tempat-tempat yang terkena dampak, kata kementerian.

Dia meninggal karena komplikasi akibat infeksi pada pukul 05.41 waktu setempat. Pria tersebut dipastikan memiliki infeksi Covid-19 pada 29 Maret, dan dirawat di unit perawatan intensif di Pusat Nasional Penyakit Menular (NCID) pada 30 Maret. Dia mengalami komplikasi serius dan akhirnya menyerah pada infeksi. Disebutkan, pasien memiliki riwayat penyakit jantung dan ginjal, kanker, dan diabetes.

Baca juga: Kasus Kematian Korban Covid-19 di Prancis Melonjak

Di tengah kekhawatiran meningkatnya infeksi virus korona di Singapura, Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengatakan sudah saatnya bagi negara itu untuk melakukan ‘langkah tegas’.

Langkah itu termasuk menutup sebagian besar tempat kerja di negeri dan beralih ke pembelajaran berbasis rumah untuk sekolah, kata Perdana Menteri. Ia menambahkan langkah-langkah tersebut akan berlangsung sebulan.

"Ketika situasi berkembang selama beberapa minggu terakhir, kami telah memperketat langkah-langkah menjaga jarak aman secara progresif," ujarnya. 

“Warga Singapura telah merespons dengan baik, tenang dan bertanggung jawab, dan membuat penyesuaian dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan bekerja bersama, kita telah mengendalikan wabah.”

Singapura melaporkan 65 kasus baru Jumat sore, sehingga total nasional menjadi 1.114 kasus.

Menekankan dalam beberapa minggu ke depan akan menjadi momen ‘sangat penting’, Lee mengatakan jumlah kasus Covid-19 kemungkinan akan terus meningkat selama beberapa hari ke depan.

"Tetapi jika kita terus berupaya, dalam beberapa minggu kita harus mampu menurunkan kasus," kata Lee. (CNA/OL-6)

BERITA TERKAIT