04 April 2020, 10:54 WIB

Imbau Tangkal Korona Lewat Langit


Supardji Rasban | Nusantara

UPAYA menangkal sebaran virus korona terus dilakukan. Pemerintah Kota Tegal, Jawa Tengah menyebar pamflet berisi imbauan sekaligus cara bagaimana menangkal virus korona. Penyebaran pamflet dilakukan oleh dua penerbang paralayang di Stadion Yos Sudaso Jl. Melati, Kelurahan Kejambon, Kota Tegal dan objek wisata Pulau Kodok di Kelurahan Minatagen, Kecamatan Tegal Timur, Sabtu (4/4).

Edwin yang menerbangkan paralayang di Stadion Yos Sudarso sempat kesulitan hendak terbang.Ia harus tiga kali menstater mesin. Akhirnya Edwin bisa terbang. Kedua paralayang ini menyebarkan pamflet berisi imbauan bagaimana menangkal virus korona.

Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi yang menyaksikan aksi paralayang tebar pamlfet di Stadion Yosudarso, menyampaikan Pemkot Tegal tidak main-main dalam upaya menangkal sebaran virus korona.
     
"Kita lakukan berbagai cara termasuk menyebar pamflet berisi imbauan dan cara bagaimana pencegah sebaran virun korona," ujar Jumadi    

Jumadi mengaku penyebaran pamflet yang dilakukan dua paralayang dari Jakarta gratis. 

"Ini gratis. Alhamdulillah kita mendapat simpati banyak pihak termasuk paralayang dalam upaya mencegah wabah virus korona," Jumadi menambahkan.
    
Sebelumnya disebutkan seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 asal Kabupaten Brebes yang baru pulang dari Tangerang, dirawat di RSUD Kardinah Kota Tegal, Jawa Tengah meninggal dunia, Jumat (3/4).  Hal itu dikonfirmasi Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono yang jugamKetua Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Tegal saat konferesi pers di rumah dinas Wali Kota Tegal, Peringgitan, Jumat (3/4).

Pasien PDP yang meninggal berjenis kelamin perempuan dengan usia 57 tahun asal Kabupaten Brebes. Pasien tersebut merupakan pasien rujukan dari Rumah Sakit Bhakti Asih Brebes dan baru dirawat di RSUD Kardinah selama satu hari satu malam.
     
"Sebelum meninggal pasien tersebut memiliki riwayat perjalanan mudik dari Tangerang menuju Brebes. Adapun sebab kepastian meninggalnya pasien masih menunggu hasil tes swab dari Laboratorium Kesehatan Yogyakarta," ujar Dedy.

baca juga: Pemprov Jatim Alokasikan 6,8% APBD untuk Lawan Covid-19
     
Dedy menyampaikan hingga Jumat (3/4) tercatat jumlah pasien positif Covid-19 di Kota Tegal berjumlah 2 orang, 1 masih dirawat dan 1 meninggal dunia. Jumlah PDP sebanyak 35 orang, 10 orang masih dirawat, 24 orang sudah diperbolehkan pulang dan 1 orang meninggal dunia.
     
Wali Kota menjelaskan jumlah total Orang Dalam Pantauan (ODP) sampai hari ini sebanyak 148 orang, 141 orang berstatus masih dalam pantauan dan 7 orang di antaranya selesai dipantau. (OL-3)

BERITA TERKAIT