04 April 2020, 06:00 WIB

Cianjur Geser Sejumlah Anggaran


MI | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Jawa Barat, menggeser sejumlah mata anggaran untuk direalokasikan guna menangani pandemi covid-19. Anggaran yang digeser antara lain proyek pekerjaan fisik dan perjalanan dinas.

Pelaksana Tugas Bupati Cianjur Herman Suherman mengatakan realokasi anggaran dilakukan karena berdasarkan arahan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, anggaran penanganan covid-19 di daerah tidak terbatas. Oleh karena itu, realokasi anggaran dari berbagai kegiatan difokuskan untuk penanganan virus korona.

“Anggaran (penanganan covid-19) tidak terbatas. Berapa pun akan kita alokasikan untuk penanganannya,” kata Herman, kemarin. Selain menggeser anggaran proyek pekerjaan fisik dan perjalanan dinas, ada sejumlah kegiatan lain yang anggarannya direalokasikan untuk mengatasi pandemi virus korona itu.

Namun, Herman belum bisa menyebutkan besar anggaran yang digeser karena Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 masih mendata. Ia optimistis realokasi anggaran dapat mempercepat penanggulangan covid-19.

Sementara itu, Pemkab Klaten, Jawa Tengah, menyiapkan anggaran Rp34 miliar untuk mempercepat penanganan covid-19. Dana sebesar itu antara lain untuk pembelian alat pelindung diri (APD) bagi petugas medis dan bantuan 3.000 paket sembako untuk warga yang diisolasi karena berstatus orang dalam pemantauan (ODP) covid-19.

Bupati Klaten Sri Mulyani mengatakan Dana APBD yang dialihkan sebesar 35% dari anggaran siap pakai/biaya tidak terduga dan perjalanan dinas. Untuk penanganan hal sama, Pemkab Banyumas, Jawa Tengah, juga menyiapkan anggaran Rp30 miliar.

Di tempat terpisah, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menginstruksikan kepada seluruh bupati dan wali kota di provinsi itu untuk mengalokasikan anggaran khusus dan mengerahkan sumber daya sebagai upaya memerangi pandemi virus korona. (BB/JS/LD/DY/N-1)

BERITA TERKAIT