03 April 2020, 21:01 WIB

Drogba dan Eto'o Geram Afrika Dijadikan Uji Coba Vaksin Covid-19


Rahmatul Fajri | Sepak Bola

DIDIER Drogba dan Samuel Eto'o geram dengan pernyataan dua dokter asal Prancis yang menyarankan uji coba obat yang berpotensi menjadi vaksin virus korona atau covid-19 di Afrika.

Legenda Kamerun Eto'o menumpahkan kemarahannya itu di akun instagram pribadinya. Sambil mengunggah video interview dua dokter itu, Eto'o terlihat marah dan mengumpat.

Ia mengatakan tanah kelahirannya bukanlah tempat bermain yang seenaknya menjadi ladang uji coba.

"Afrika bukanlah taman bermain kalina," tulis Eto'o ditambah denga emoji yang menunjukkan kemarahan.

Legenda Pantai Gading Didier Drogba juga tak terima dengan pernyataan dokter tersebut.

"Kami tidak bisa terus menerima ini. Afrika bukan laboratorium. Saya sangat emosional melihat pernyataan yang rasis dan menghina ini," tulis Drogba di akun twitternya.

Sebelumnya, Kepala Unit Intensif di Rumah Sakit Cochin di Paris, Jean Paul Mira mengatakan jika ia ingin menguji vaksin BCG di Afrika yang berpotensi menjadi antivirus covid-19.

Vaksin BCG atau Bacillus Calmette–Guérin adalah vaksin yang diberikan untuk melindungi diri terhadap tuberkulosis (TB), yaitu penyakit infeksi yang terutama menyerang paru-paru.

"Jika saya bisa menjadi provokatif, bukankah kita harus melakukan penelitian ini di Afrika di mana tidak ada topeng, tidak ada perawatan, tidak ada resusitasi?" kata Mira.

Lalu, Direktur Riset Inserm, Camille Locht juga membenarkan pernyataan Mira.

"Anda benar. Kami saat ini sedang berpikir secara paralel tentang studi di Afrika untuk membuat jenis pendekatan yang sama dengan BCG. Ada proses tender yang sudah keluar atau akan keluar. Kami akan serius memikirkan hal itu," kata Locht. (goal/OL-2)

 

BERITA TERKAIT