03 April 2020, 18:25 WIB

Dua Tempat ini Disiapkan Jadi Lokasi Karantina di DIY


Ardi Teristi | Nusantara

PEMERINTAH Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) telah menyediakan dua lokasi karantina terkait pandemi virus korona (covid-19).

Kedua lokasi itu ialah di Pusdiklat Kemendagri di Baciro, Yogyakarta dan Asrama Haji di Sleman.

"Nanti akan kami bagi dua. Satunya untuk menampung tenaga medis, sedangkan satunya untuk nontenaga medis," terang Sekretaris Daerah DIY Kadarmanta Baskara Aji, Jumat (3/4).

Baca juga: Kasus 12 Positif Korona di Sumsel Kerabat Mendiang Kasus 01

Di Pusdiklat, menurut dia, bisa menampung 150 orang, sedangkan Asrama Haji sekitar 300 orang.

Secara terpisah, sebanyak 1.500 alat pelindung diri dan 7.500 masker bedah  telah diterima Pemda DIY. "Dinas Kesehatan DIY akan mendistribusikannya sesuai mekanisme yang ada," terang Juru Bicara Pemda DIY untuk penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih.

Baca juga: Satgas Bangkalan Jemput Pendatang Asal Jakarta Positif Covid-19

Ia menambahkan, APD pelindung seluruh tubuh (cover all) dan pelindung sepatu (cover shoes) sudah didistribusikan ke kabupaten/kota, masing-masing 250 APD. Dinas Keseharan kabupaten/kota nanti yang akan mendistribusikan ke fasilitas kesehatan di daerah masing-masing yang nonrujukan covid-19.

Baca juga: Nikahi Anak 7 Tahun, Syekh Puji Dipanggil Polda Jateng

Untuk rumah sakit rujukan Covid-19, lanjut dia, menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan Provinsi DIY.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembayun Setyaning Astuti menjelaskan, distribusi APD ke Rumah Sakit rujukan dilakukan secara on demand.

"Harus jelas peruntukan APD itu akan digunakan untuk siapa saja. Kalau kami berikan 10, harus tahu 10 itu untuk apa saja," jelas dia.

Pembayun menambahkan, pendistribusian APD di Rumah Sakit memerlukan komunikasi yang baik dengan para tenaga medis dan tenaga kesehatan. Data yang lengkap akan membantu pihaknya dalam membuat perencanaan kebutuhan dan pendistribusian. (X-15)
 

BERITA TERKAIT