03 April 2020, 17:46 WIB

Pertamina Jamin Operasional Kilang dan Distribusi Lancar


Dwi Apriani | Nusantara

PT Pertamina menjamin operasional kilang hingga distribusi berjalan normal demi memenuhi kebutuhan energi di wilayah Sumatra bagian selatan.

"Saat ini aktivitas perkantoran ataupun perjalanan dinas memang dikurangi. Di sisi lain, perusahaan juga mengatur mekanisme dan pola kerja terutama operasi kilang sehingga masyarakat tak perlu khawatir karena seluruh proses bisnis perusahaan tetap berjalan normal seperti biasa," jelas Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Sumbagsel Rifky Rakhman Yusuf dalam keterangan yang diterima, Jumat (3/4).

Baca juga: Tukang Becak, Ojol, dan Ojek Pangkalan Purbalingga Dibagi Sembako

Berdasarkan data hingga triwulan I 2020, capaian produksi minyak dan gas per hari di kilang Pertamina Refinery Unit III Plaju di antaranya memproduksi Premium 13.2 MBCD (million barrel per calender day/juta barel per hari kalender), Bio/Solar 37.8 MBCD, Pertamax 7 MBCD, dan LPG 401 TCD (ton per calender day).

Jika melihat stok dan ketahanan produksi per 31 Maret 2020, produk Premium mencapai 193 MB (million barrel/juta barel)  yang dapat menjamin kebutuhan lebih dari 10 hari ke depan, Bio/Solar sebesar 382 MB untuk 5 hari, Avtur 9 MB dan Pertamax 107 MB untuk memenuhi kebutuhan dalam kurun lebih dari 10 hari. Begitupun pada pasokan produk LPG 1.337 MT (metric ton), yang dipastikan aman untuk 4 hari ke depan.

Baca juga: Blokade Jalan di Tegal Dibuka, Satpol PP Cek Suhu Tubuh Pelintas

Marketing Operation Region (MOR) II Sumbagsel PT Pertamina (Persero) juga menjamin kelancaran penyaluran BBM jenis Gasoline maupun Gasoil hingga ke seluruh pelosok daerah Sumbagsel.  

Sebanyak 483 layanan Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU), 369 agen, dan lebih dari 15 ribu pangkalan LPG, 6 Fuel Terminal (FT) dan 2 Integrated Terminal (IT), serta 6 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) di wilayah Sumbagsel masih beroperasi.

Baca juga: Kawasan Bandara Ngurah Rai Disemprot Disinfektan

Untuk kesiapan stok di Fuel Terminal dan Integrated Terminal juga diyakini dalam kondisi aman. Total stok saat ini untuk produk Gasoline (yaitu Pertaseries yang terdiri dari Premium, Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) sebesar lebih dari 62 ribu liter.  Dan total stok produk Gasoil (yaitu Solar/BioSolar, Dexlite dan Pertamina Dex) sebanyak lebih dari 52 ribu liter.

"Di masa pandemi virus korona atau covid-19, kondisi stok produk-produk dapat kami pastikan aman dan dapat kami sampaikan juga jika realisasi konsumsi mengalami penurunan. Imbauan tetap di rumah saja memberikan kontribusi penurunan konsumsi Gasoline sebanyak 6,7% dan Gasoil sebanyak 0,8%. Dan untuk konsumsi LPG, produk subsidi tabung 3 kg menurun 3,1%, sedangkan LPG jenis nonsubsidi untuk rumah tangga naik 14,5%. Analisa kami kenaikan ini disebabkan adanya perubahan pola masak di rumah yang meningkat," jelas Rifky.

Adapun untuk menjamin kesehatan pekerja, baik yang sedang Work from Home (WFH) maupun on shift, lanjut dia, Pertamina tetap melaksanakan sejumlah protokol seperti pengecekan suhu tubuh bagi pekerja dan tamu, penyemprotan disinfektan dan pembersihan area kerja, penyediaan masker, hand sanitizer dan vitamin, berbagai sosialisasi pencegahan covid-19, serta deteksi dini pada karyawan yang dinilai memiliki risiko terpapar virus. (X-15)

BERITA TERKAIT