03 April 2020, 16:53 WIB

Blokade Jalan di Tegal Dibuka, Satpol PP Cek Suhu Tubuh Pelintas


Supardji Rasban | Nusantara

BLOKADE pagar beton di lima titik di Kota Tegal, Jawa Tengah, telah dibuka pada Kamis (2/4) malam.

Petugas Satpol PP dan medis setempat kini menjaga lokasi tersebut untuk mengukur suhu para pelintas.

Seperti di Jalan Teuku Umar yang merupakan wilayah perbatasan Kota Tegal-Kabupaten Tegal, Jumat (3/4). Petugas memeriksa suhu seluruh pengemudi baik roda dua maupun roda empat.

Baca juga: Kawasan Bandara Ngurah Rai Disemprot Disinfektan

Wakil Wali Kota Tegal Muhammad Jumadi yang melakukan peninjauan di sejumlah titik jalan yang dibuka menyebut, meskipun pagar beton ditutup penjagaan dilakukan dengan ketat.

"Kita periksa suhu badan semua pengendara termasuk tukang becak dan pesepeda. Kalau ada yang suhu badannya di atas 36 Derajat Celcius kita bawa ke rumah sakit terdekat," ujar Jumadi.

Baca juga: Jalani Rapid Test, Bupati Purwakarta Negatif Virus Korona

Pemeriksaan ketat dengan mengetes suhu badan para pengendara juga dilakukan di Jalan Sultan Agung samping timur RSUD Kardinah. Didapati, seorang penumpang kendaraan dengan suhu di atas 38 derajat celcius sehingga langsung dibawa ke rumah sakit.

Baca juga: Sleman dan Kota Yogyakarta Siapkan Shelter untuk Tenaga Medis

Menurut Jumadi pemeriksaan ketat yakni dengan mengetes suhu badan semua penumpang kendaraan yang masuk Kota Tegal melalui lima ruas jalan yang dibuka pagar betonnya akan dilakukan selama 24 jam.

"Kita akan melakukannya sampai kapan nanti kita evaluasi terus," pungkas Jumadi yang sempat mengecek suhu badan pengendara.

Pemerintah Kota/Pemkot Tegal akhirnya membuka blokade movable concrete barrier (MCB) di lima titik jalan utama di Kota tersebut, setelah menuai kontroversi.

Kelima titik jalan yang blokadenya dibuka itu yakni Jalan Proklamasi, Jl Jalan Sultan Agung depan RSUD Kardinah, Jalan Teuku Umar perbatasan wilayah Kota Tegal-Kabupaten Tegal, Jalan Jenderal Sudirman, dan Jalan Perintis Kemerdekaan. (X-15)

BERITA TERKAIT