03 April 2020, 16:49 WIB

Pekan Ketiga WFH, Permintaan Kebutuhan Pokok Meningkat 50%


Hilda Julaika | Ekonomi

USAI memasuki pekan ketiga imbauan untuk berada di rumah, baik dengan bekerja dari rumah (work from home/WFH) maupun belajar dari rumah terjadi peningkatan permintaan bahan pokok (bapok). Menurut Vice President Corporate Communication PT Trans Retail Indonesia, peningkatan permintaan bapok selama imbauan social distancing ini rata-rata kenaikannya mencapai 50%. Layanan belanja secara online dan pengiriman ke rumah pun menjadi permintaan konsumen.

“Kategori produk sembako ini mengalami peningkatan permintaan oleh konsumen sebesar rata-rata 50 %,” ujarnya kepada Media Indonesia, Jumat (3/4).

Baca juga: Begini Cara Mendapatkan Subsidi Listrik dari Pemerintah

Konsumen paling banyak mencari beberapa kebutuhan vital untuk sehari-hari, di antaranya minyak goreng, beras, makanan beku (frozen food), mie instan, hingga telur. Menurutnya, memang masyarakat Indonesia menjadikan bahan pokok atau sembako sebagai pembelian pilihan utama di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Sampai saat ini sembako merupakan pilihan utama yang dibeli oleh keluarga Indonesia. Ratingnya permintaan paling tinggi oleh konsumen, minyak goreng, beras, frozen food, mie instan, telur,” paparnya lebih lanjut.

Satria pun mengakui pergerakan masyarakat saat ini dibatasi. Menurutnya, karena pembatasan ini berimplikasi pada banyaknya permintaan belanja secara online dan layanan pengiriman (delivery) langsung ke rumah. 

Menurutnya, saat pandemi seperti ini dengan adanya WFH dan potensi Pembatasan Sosial Skala Besar (PSSB) maka belanja secara online menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga belanja lewat pengiriman langsung ke rumah akan memberikan kemudahan bagi konsumen sekaligus membantu kebijakan pemerintah.

“Ini mengeksekusi permintaan konsumen untuk memberikan akses kemudahan dalam berbelanja di tengan pandemi ini,” pungkasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT