03 April 2020, 16:17 WIB

TPU Madurejo, Sleman, sudah Gali 27 Liang untuk Korban Korona


Agus Utantoro | Nusantara

PEMERINTAH Kabupaten Sleman menyiapkan makam khusus untuk korban virus korona (covid-19).

Makam khusus ini akan ditempatkan di salah satu blok di Tempat Permakaman Umum (TPU) Madurejo, di Desa Madurejo, Kecamatan Prambanan.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Sleman, Shavitri Nurmala Dewi, Jumat (3/4), mengatakan makam khusus ini disiapkan untuk memakamkan warga Sleman korban virus korona. "Tentunya ada syarat dan ketentuan berlaku," ujarnya.

Baca juga: Per 1 April, Kemenag Sumatra Selatan Tutup Pendaftaran Nikah

Namun dia berharap lokasi itu tidak perlu sampai digunakan.

Ia menjelaskan kompleks TPU Madurejo itu sendiri luasannya sekitar tujuh hektare dan saat ini baru terisi sekitar 80 jenazah.

Baca juga: 160 Penghuni LP di NTT Dibebaskan dari 8 LP dan Rutan

Sedangkan yang dicadangkan untuk mengubur jenazah korban covid-19 saat ini sebanyak 27 liang makam.

"Yang sudah disiapkan ini, sudah mengikuti aturan yang ditetapkan  Kementerian Kesehatan. Misalnya tentang kedalaman makam. Untuk korban covid-19 sedalam dua meter," katanya.

Baca juga: Bocah di Makassar Bongkar Celengan untuk Sumbang APD Kakak Dokter

Dikatakan, untuk melakukan pemakaman, petugas pemakaman yang akan melayani sudah mendapat pembekalan khusus dari Dinas Kesehatan dan mendapatkan alat pelindung diri (APD) yang secara khusus untuk menangani korban covid-19.

Para  petugas, imbuh Shavitri, siaga 24 jam, sehingga jam berapapun ada korban covid-19 yang meninggal, dapat segera dimakamkan. "Jam berapapun," katanya.

Karena itu, lanjutna, di kompleks TPU Madurejo tersebut, petugas pemakaman sudah melakukan penggalian tanah yang sewaktu-waktu dapat digunakan.

Ngatino, petugas di TPU Madurejo secara terpisah menjelaskan, ke-27  liang tersebut sudah digali dengan kedalaman dua meter.

Bagian dinding liang pemakanan, ujarnya, juga sudah dipasang beton sehingga tidak longsor ketika hujan.

Menurut Ngatino, petugas makam sudah sepenuhnya siaga, sehingga sewaktu-waktu ada jenazah yang akan dimakamkan petugas sudah siap. "Kami sudah mendapat pengarahan dan mendapat pakaian khusus," katanya.

Ia mengakui, kedalaman untuk memakamkan korban virus korona itu sedalam 2 meter. "Biasanya hanya sekitar 1,7 meter," katanya. (X-15)

BERITA TERKAIT