03 April 2020, 16:05 WIB

Bukan Gerindra yang Kebelet Pemilihan DKI-2 Dipercepat


Insi Nantika Jelita | Megapolitan

Panitia pemilihan (panlih) wakil gubernur (wagub) DPRD DKI Jakarta mengungkapkan ada dua partai yang meminta pemilihan wakil gubernur (pilwagub) dipercepat. Partai tersebut ternyata bukan pengusung calon wagub, Gerindra atau PKS.

"Dari sembilan fraksi, yang minta dipercepat (pilwagub) ada dua fraksi, PAN dan PKB. Sisanya minta menunda sampai 6 April. Akhirnya diputuskan, ditunda sampai tanggal 6," ungkap Ketua panlih Farazandi Fidinansyah saat dihubungi, Jakarta, Jumat (3/4).

Kesepakatan jadwal yang ditentukan itu berdasarkan kuorum rapat badan musyawarah. Farazandi membeberkan, sebelum kesepakatan, Fraksi PDI Perjuangan dan Gerindra meminta pelaksanaan pilwagub pada pekan pedan.

"Kalau partai besar sudah bicara seperti itu, kami mau gimana? Kami akhirnya juga ikut," kata Farazandi.

Namun, Farazandi heran dengan sikap anggota DPRD Fraksi PKS yang memprotes pemilihan tetap dilanjutkan dengan alasan wabah covid-19.

Baca juga: Minta Pilwagub Ditunda, PKS: Terpilih pun tak bisa Langsung Kerja

Pasalnya, dalam rapat badan musyawarah (bamus) (26/3) lalu, Ketua Fraksi PKS Mohammad Arifin sepakat pelaksanaan pemilihan pendamping Gubernur DKI Anies Baswedan itu tetap berjalan.

"Kalau sekarang minta ditunda lagi, tapi fraksi PKS pun belum melayangkan protes secara fraksi, ya pimpinan menolak. Protes ini kan orang per orang. Jadi, kalau orang per orang ditanggapi semua, sulit dalam pengambilan keputusan," tutur Farazandi.

Adapun pemilihan ditentukan secara voting tertutup. Sebanyak 106 anggota DPRD DKI Jakarta bakal mencoblos salah satu calon di kertas suara yang tertera foto berserta nama dan nomor urut kedua calon wagub, Riza Patria dan Nurmansjah Lubis. (Ol-14)

 

BERITA TERKAIT