03 April 2020, 11:55 WIB

Pemkab Banyumas Siapkan Rp30 Miliar untuk Jaring Pengaman Sosial


Lilik Darmawan | Nusantara

PEMKAB  Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) menyiapkan anggaran hingga Rp30 miliar untuk jaring pengaman sosial (JPS). Peruntukkan anggaran tersebut untuk warga yang terkena dampak ekonomi akibat merebaknya Covid-19.

Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan untuk menghadapi dampak akibat merebaknya virus korona, maka pihaknya telah mengalokasikan anggaran senilai Rp30 miliar. 

"Alokasi anggaran tersebut akan diberikan kepada warga yang benar-benar terkena dampak dan membutuhkan. Jangka waktunya selama tiga bulan. Bantuannya nanti tidak sama, tetapi secara berjenjang," kata Bupati, Jumat (3/4).

Ia mengungkapkan bahwa penerima JPS adalah mereka yang tidak bisa bekerja akibat Cobid-19 seperti sopir atau pekerja pabrik yang kehilangan pekerjaan. Prioritasnya untuk warga yang bukan penerima program keluarga harapan (PKH) atau rumah tangga sasaran (RTS) bantuan pangan non tunai (BPNT). Sebelumnya, DPRD Banyumas juga bakal memangkas anggaran operasional untuk membantu penanganan Covid-19. 

baca juga: Gubernur Jateng Borong APD Dari Bahan Sisa

"Anggaran operasional DPRD akan dipotong, bahkan ada opsi mengurangi dana aspirasi. Semua dilakukan untuk membantu dana penanganan Covid-19," kata Ketua DPRD Banyumas Budhi Setiawan.

Menurut Budhi, pihaknya menunda seluruh kegiatan yang tidak mendesak seperti kunjungan kerja. Sehingga anggaranya dapat dialihkan untuk mendukungan penanganan korona. Saat sekarang telah dilaksanakan inventarisasi apa saja anggaran yang dapat dipangkas. (OL-3)

BERITA TERKAIT