03 April 2020, 11:43 WIB

Penutupan Obyek Wisata di Labuan Bajo Diperpanjang


John Lewar | Nusantara

UNTUK mencegah penyebarn covid-19, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, NTT kembali memperpanjang masa penutupan sejumlah obyek wisata di wilayah itu. Kebijakan perpanjangan penutupan destinasi pariwisata di Labuanbajo itu diberlakukan baik di dalam kawasan taman Nasional Komodo,maupun di luar kawasan Taman Nasional Komodo.

Perpanjangan penutupan ini diberlakukan sampai dengan 20 Mei 2020, sesuai dengan arahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Terkait hal tersebut, Kepala Dinas Pariwisata, Agustinus Rinus mengatakan langkah ini dilakukan pemkab untuk meminimalisir penyebaran pandemi covid-19.  

"Ditutup total baik dalam kawasan maupun di luar kawasan tak terkecuali hingga 20 Mei 2020.Setelah itu akan dievaluasi lagi. Ini mengikuti imbauan BNPB," kata Agustinus, Jumat (3/4).

Sementara itu sejumlah maskapai membatalkan peberbangan dari dan ke Labuanbajo NTT. Imbasnya banyak hotel dan restoran tutup karena sepi pengunjung. Belum lagi sekitar 700 kapal angkutan wisata menganggur. Akibatnya belasan ribu pekerja di sektor pariwisata Manggarai Barat kehilangan pekerjaan.

Djuu, karyawan di sebuah restoran di Labuan Bajo mengatakan belasan ribu temannya yang bekerja di sektor pariwisata kini menganggur. Pemutusan hubungan kerja atau PHK terjadi di mana-mana. Ia berharap pemerintah mampu memulihkan kembali pariwisata di Labuan Bajo yang baru saja dinobatkan menjadi pariwisata super premium itu.

baca juga: Penanganan Covid-19, Klaten Siapkan Anggaran Rp34 Miliar

Pelaku usaha pariwisata Matheus Siagian meminta pemerintah selain mencegah pandemi, juga segera memulihkan kondisi pariwisata di Labuan Bajo.

"Harapannya pemerintah bisa memulihkan kembali semua ini karena terlanjur jadi super premium," harap Matheus Siagian. (OL-3)

BERITA TERKAIT