03 April 2020, 00:52 WIB

UBL Donasikan APD dan Logistik ke Tenaga Medis


Syarief Oebaidillah | Humaniora

TERUS meningkatnya wabah Covid -19 di Indonesia membuat persediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang dikenakan dokter dan perawat menangani pasien terinfeksi menjadi minim.Kelangkaan APD dan masker ini terjadi di hampir setiap rumah sakit seluruh Indonesia, baik RS rujukan maupun non-rujukan penanganan Covid-19.

Kondisi itu memantik Budi Luhur Peduli Sekitar tergerak melakukan aksi donasi APD dan logistik untuk tenaga medis. Salah satu RS yang dibagikan donasi ialah RSUD Jagakarsa

Tim Budi Luhur Peduli Sekitar yang diwakili Anastasya Putri dan Alfan Harahap menyerahkan bantuan APD berupa baju Hazmat, sarung tangan,sepatu boot dan logistik berupa makanan dan minuman seperti susu, jus,biskuit, dan sebagainya.

Direktur RSUD Jagakarsa Aditya Galatama Purwadi mengapresiasi bantuan dari civitas akademik Universitas Budi Luhur itu.

“Saya terharu, nggak menyangka, peduli dengan perjuangan kita. Tentunya juga senang sekali atas kepedulian teman teman dari Budi Luhur. APD ini sangat penting bagi kami terutama bagi frontliner karena kami harus menutupi bagian seperti mata, hidung dan mulut untuk pencegahan penularan Covid-19. Maju dalam perang ini harus membawa senjata, jangan maju perang tangan kosong, " kata Aditya.

Menurut Aditya, tim dokter yang dipimpinnya sudah ada 2 orang yang sakit dan 7 perawat dilakukan swab .

Baca juga : PBNU Bagikan Paket Sembako ke Kaum Dhuafa Terdampak Covid-19

Humas RSUD Jagakarsa Hera Purnamawati menambahkan seluruh petugas kesehatan dan karyawan RSUD Jagakarsa bahu membahu dalam melawan Covid-19 ini.

Sementara itu masyarakat diminta untuk bertindak sebagai garda terdepan pencegahan virus Corona untuk dapat saling menjaga diri dengan social distancing, menerapkan pola hidup sehat, serta berpikir dan bertindak yang bijak dalam menyikapi pandemi ini.

Ketua Pelaksana Yayasan Budi Luhur Cakti (YBLC) Kasih Hanggoro mengatakan kegiatan sosial itu bertujuam agar bisa saling membantu para tim medis yang sudah bekerja dengan luar biasa mengatasi Covid-19 ini.

"Harapannya agar tetap inspiratif, tetap berkarya melahirkan kegiatan-kegiatan sosial lainnya yang lebih besar lagi," ujarnya.

Rektor Universitas Budi Luhur Wendi Usino mengutarakan bantuan APD sebagai bentuk apresiasi terhadap tim medis.

“Dalam rangka kepedulian dan perhatian Yayasan Budi Luhur Cakti dan Universitas Budi Luhur, pemberian APD dan logistik ini adalah bentuk apresiasi kami kepada para Dokter, Perawat, dan Tim Medis lainnya yang sudah sangat bekerja keras membantu merawat pasien PDP dan yang positif terjangkit covid -19. Mudah-mudahan yang sakit bisa segera sembuh, sehingga kondisi Indonesia kembali membaik.” pungkasnya. (OL-7)

BERITA TERKAIT