02 April 2020, 23:20 WIB

Gubernur Bali Keluarkan Instruksi Terkait Covid-19


Arnoldus Dhae | Nusantara

Gubernur Bali I Wayan Koster mengeluarkan instruksi melalui Surat Nomor 8551 Tahun 2020 tertanggal 1 April 2020. Surat tersebut dikeluarkan karena mencermati penyebaran covid-19 yang terus meningkat dan meluas.

Upaya pencegahan dan penanganan covid-19 harus diperkuat demi terwujudnya keharmonisan Alam, Krama, dan Budaya Bali sesuai Visi Pembangunan Daerah Bali 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali' melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Dengan merujuk pada peraturan yang lebih tinggi dalam penanganan covid-19, maka Koster menginstruksikan kepada antara lain Bupati/Walikota se-Bali, Parisada Hindu Dharma Indonesia se-Bali; dan Kepala Otoritas Bandara Wilayah IV untuk memperkuat pencegahan penyebaran covid-19 di Bali.

Baca juga: Bali Perketat Pemeriksaan Pekerja Migran

Instruksi pertama, memperkuat pembatasan warga beraktivitas di luar rumah dengan:
- belajar di rumah,
- bekerja di rumah,
- penyelenggaraan administrasi pemerintahan oleh para pegawai diupayakan dilaksanakan dari rumah, kecuali yang berkaitan dengan pelayanan publik secara langsung.
- kegiatan bisnis/swasta diupayakan dilaksanakan dari rumah kecuali untuk kegiatan yang memberikan pelayanan secara langsung.
- beribadah di rumah.

Kedua, memperkuat pembatasan kegiatan keramaian dan obyek wisata dengan:
- menutup operasional obyek wisata;
- menutup operasional hiburan malam;
- meniadakan kegiatan keramaian dan/atau hiburan, termasuk tajen;
- meniadakan kegiatan lainnya yang melibatkan banyak orang.

Ketiga, memperkuat pembatasan kegiatan adat dan agama, dengan melaksanakan kegiatan adat dan agama agar dilaksanakan di rumah.

Dalam hal kegiatan adat dan agama harus dilakukan di luar rumah, hanya melibatkan paling banyak 25 orang, dengan menerapkan Jaga Jarak Fisik dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Keempat, memperkuat pembatasan masyarakat melakukan perjalanan ke luar dan/atau masuk ke Bali. Pembatasan ini tidak berlaku bagi angkutan logistik, keperluan penanganan kesehatan, penanganan keamanan, dan tugas resmi dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

Kepada Otoritas Bandara dan Otoritas Pelabuhan agar meningkatkan pengawasan dan seleksi secara ketat terhadap perlintasan orang dan/atau penumpang sesuai protokol pintu masuk.

Bupati/Walikota se-Bali agar melakukan koordinasi dan sinergi dengan aparat keamanan setempat agar instruksi ini berjalan secara efektif dan memohon kepada masyarakat Bali untuk melaksanakan instruksi ini dengan tertib dan disiplin serta penuh rasa tanggung jawab.

Koster dalam instruksi tersebut meminta kepada warga Bali yang tinggal di luar Bali, selama masih ada pandemi covid-19 agar tidak pulang ke Bali. "Sebaiknya bersabar dengan tetap berada di wilayah domisili masing-masing untuk mencegah penyebaran covid-19 demi keselamatan kita bersama," katanya.

Selain itu, Koster mohon agar warganya selalu mengikuti arahan Presiden dan Pemerintah Daerah setempat dengan tertib dan disiplin. "Saya mengajak semuanya, terus berdoa dengan cara dan keyakinan masing-masing memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar pandemi ini segera berakhir," pungkasnya. (OL-14)

 

BERITA TERKAIT