02 April 2020, 21:51 WIB

Polisi Bubarkan Pelantikan Pejabat Politani Kupang


Palce Amalo | Nusantara

PULUHAN  anggota Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) terpaksa turun tangan lantaran masyarakat masih nekat menggelar kegiatan yang diikuti banyak orang di tengah pandemi virus korona.

Seperti yang terjadi di Kampus Politeknik Pertanian (Politani) Kupang, Kamis (2/4). Kampus tersebut menggelar acara pelantikan delapan pejabat yang berlangsung di Aula Study Centre kampus tersebut.

Acara pelantikan dan pengambilan sumpah dipimpin Direktur Politani Negeri Kupang, Thomas Lapenangga. Acara dihadiri undangan dan juga
rohaniawan. Namun, saat acara berlangsung, polisi tiba dan langsung melakukan pembubaran.

Kapolsek Kelapa Lima Ajun Komisaris Andri Setiawan yang memimpin kegiatan pembubaran tersebut minta acara dihentikan untuk mencegah penularan virus korona.

"Segala bentuk kegiatan masyarakat yang mengumpulkan orang banyak untuk sementara ditiadakan sesuai dengan petunjuk dan arahan dari pemerintah," tandasnya.

Saat dilakukan pembubaran, selesai tiga dari 10 agenda yang disiapkan.

Wakil Direktur II Bagian Umum dan Keuangan Politani Kupang Yohanis Yeremias mengatakan sebelum acara pelantikan, pihaknya sudah
menyemprotkan disinfektan ke gedung dan aula.

''Peserta yang dilantik berjumlah delapan orang dan sudah disiapkan tempat cuci tangan dengan sabun sebelum masuk ruangan serta tetap sesuai standar operasional prosedur (SOP) dengan menjaga jarak para peserta pelantikan,''  ujarnya. (OL-2)

 

BERITA TERKAIT