02 April 2020, 13:09 WIB

Pandemi Covid-19, Mastercard Perluas Akses Program Girls4Tech


Dwi Tupani | Humaniora

MASTERCARD memperluas akses terhadap kurikulum STEM (Science, Technology, Engineering and Math) unggulannya, Girls4Tech, melalui serangkaian sumber daya pembelajaran kreatif daring terbaru. Program ini telah dirancang untuk membantu para orang tua dan guru untuk mendampingi dan menginspirasi anak-anak berusia 8-12 tahun.

“Mastercard memahami bahwa saat ini adalah masa yang sangat menantang bagi para orang tua dan guru. Untuk itu, Mastercard berharap berbagai sumber daya pembelajaran ini dapat menjadi cara yang menyenangkan untuk berinteraksi dan menginspirasi anak-anak untuk mendalami STEM saat mereka di rumah,” kata Susan Warner, Vice President of Community Engagement Mastercard dan Founder Girls4Tech, dalam keterangan resmi, Kamis (2/4). 

“Kemudahan dalam mengakses website akan mendukung dan meningkatkan apa yang selama ini telah Mastercard lakukan melalui berbagai lokakarya. Mastercard berharap dapat senantiasa mengembangkan kedua inisiatif ini ketika keadaan sudah kembali normal dan aman untuk mengikuti kelas secara tatap muka.”

Melalui website Girls4Tech Connect yang baru diluncurkan, serta berbagai aktivitas yang dibuat dengan berkolaborasi bersama mitra edukasi Mastercard, Scholastic. Para guru dan orang tua dapat mengunduh berbagai mata pelajaran guna membantu para murid mempelajari topik-topik STEM, dari rumah mereka atau di manapun mereka berada.

Rangkaian aktivitas ini dibuat berdasarkan standar sains dan matematika global, serta keahlian Mastercard di bidang teknologi dan inovasi pembayaran. 

"Dengan demikian, anak-anak dapat menemukan berbagai pilihan karir di bidang STEM, seperti Pendeteksi Penipuan, Ilmuwan Data, dan Insinyur Perangkat Lunak," tambahnya.

Baca juga: Mastercard Jadi Investor Utama Digiasia

Kini di tahun keenamnya, Girls4Tech telah menjangkau lebih dari 800.000 murid di seluruh dunia melalui berbagai aktivitas berbasis pertanyaan dan tantangan di dunia nyata. Program ini bertujuan untuk menginspirasi lebih banyak anak perempuan untuk mengejar karier di bidang STEM, serta mengurangi kesenjangan gender di bidang tersebut. 

Mulai minggu ini, berbagai aktivitas baru akan diunggah setiap minggunya di website Girls4Tech dan juga laman media sisoal terkait Gilr4Tech lainnya. Saat ini, rangkaian mata pelajaran Girls4Tech hanya tersedia dalam bahasa Inggris. Girls4Tech akan menambahkan konten berbahasa Spanyol dan Cina dalam beberapa minggu mendatang.

"Semua mata pelajaran dirancang agar para murid dapat mengerjakannya secara independen. Akan tetapi, materi-materi pelajaran tersebut juga tersedia bagi para guru, sehingga mereka dapat memandu sesi pelajaran secara daring," pungkasnya. (A-2)

BERITA TERKAIT